Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Jokowi Dianggap Gagal, Rakyat Ingin Presiden Baru
    News

    Jokowi Dianggap Gagal, Rakyat Ingin Presiden Baru

    May 6, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jokowi Dianggap Gagal, Rakyat Ingin Presiden Baru

    Presiden Jokowi

    Jakarta – Lembaga survei Indonesia Network Election Survei (INES) kembali menguji kepuasaan masyarakat terhadap kepemimpinan Jokowi-JK, serta peluang Jokowi kembali menjadi calon presiden (Capres) 2019 mendatang.

    Direktur INES, Oskar Vitriano mengatakan, dari hasil survei yang dilakukan, untuk kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Jokowi-JK menyatakan tidak puas.

    Baca juga : Cak Imin Terpopuler sebagai Cawapres Jokowi dan Prabowo

    Dimana, dari 2.180 responden hanya 19,5 persen yang menyatakan janji Jokowi-JK dipenuhi. Sedangkan, sebanyak 68,2 persen mengatakan Jokowi tidak menepati janji. Sisanya 12,3 persen tidak menjawab.

    “Dari kinerja pemerintahan Jokowi-JK sudah barang tentu akan punya pengaruh dengan pilihan masyarakat terhadap Parpol yang akan berlaga di Pileg 2019 dan tingkat keterpilihan Jokowi jika mencalonkan diri kembali sebagai Capres di Pilpres 2019,” kata Oskar, melalui rilisnya, Minggu (6/5).

    Baca juga : Prabowo Melambung, Jokowi Terjun

    Dalam survei ini, pihaknya menguji tokoh-tokoh nasional dan Jokowi sebagai bakal calon Presiden pada Pilpres 2019. Salah satu pertanyaan yang diajukan, dengan adanya Hastag Ganti Presiden 2019 yang akhir-akhir ini ramai di media sosial.

    Hasilnya, 67,3 persen responden menginginkan Presiden Baru pada 2019. Sementara 21,3 persen responden menjawab dilanjutkan kepemimpinan sekarang dan sisanya sebesar 11,4 persen menjawab tidak tahu.

    Baca juga : Pemecatan Fahri Bisa Berujung Pembubaran PKS di MK

    “Anjloknya Tingkat keterpilihan (elektabilitas ) Jokowi oleh masyarakat hingga dibawah 30 persen, atau hanya 27,7 persen menunjukan jawaban responden tidak berubah, artinya mereka menginginkan presiden baru pada 2019,” ulasnya.

    Menurutnya, anjloknya tingkat elektabilitas Jokowi dianggap tidak memenuhi janji-janjinya semasa kampanye pada Pilpres 2019. Padahal, salah satu alasan responden memilih Jokowi adalah janji-janji kampanyenya.

    “Dalam hal pemenuhan janji, Jokowi dianggap gagal. Alih-alih menaikan tingkat kesejahteraan masyarakat, yang terjadi justru sebaliknya,” terangnya.

    Kata Oskar, trend menurunnya daya beli masyarakat ini akan semakin dirasakan masyarakat seiring dengan laju kenaikan harga-harga yang tak terbendung, apalagi menjelang bulan puasa dan lebaran yang tak lama lagi. Sedangkan penghasilan masyarakat justru stagnan bahkan menurun.

    “Di tengah tekanan akan kenaikan TDL dan BBM. Sehingga masyarakat harus mengurangi konsumsi untuk kebutuhan hidup sehari-harinya. Proyek-proyek infrastruktur pemerintahan Jokowi-JK tidak membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. Justru yang ada keresahan di masyarakat akan isu membanjirnya tenaga kerja asing (TKA) yang akan mengambil porsi kerja masyarakat,” paparnya.

    Untuk itu, kata Oskar, buruknya kinerja pemerintah membuat masyarakat berpaling kepada Prabowo Subianto. Dimana sebanyak 50,2 persen masyarakat Indonesia yang diwakili oleh 2.180 responden.

    “Dan saat diajukan pertanyaan yang sama, Tingkat Elektabilitas Prabowo Subianto justru meningkat hingga 54,5 persen,” pungkasnya.

    Diketahui, penelitian ini menggunakan instrumen data berupa angket yang bersifat terbuka dan tertutup. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan responden menggunakan kuesioner yang sebelumnya sudah dirumuskan oleh para peneliti.

    Penelitian INES dilakukan di 33 Provinsi di Indonesia pada 12-28 April 2018. Jumlah responden yang dilibatkan adalah sebanyak 2.180 orang. Para responden pada penelitian ini tersebar secara proposional di 408 kabupaten/kota. Dengan Margin of error ± 2,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

    TAGS : Pilpres 2019 PKS Presiden Jokowi Prabowo Subianto

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/33870/Jokowi-Dianggap-Gagal-Rakyat-Ingin-Presiden-Baru/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBandit Bersenjata Tewaskan 45 Warga Nigeria
    Next Article Turki akan Balas Jika AS Hentikan Penjualan Senjata
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Membuat Video Animasi dengan ChatGPT Agar Hasilnya Keren
    • Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.