Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Putin Klaim Ekonomi Rusia Berkembang Dengan Model Baru
    International

    Putin Klaim Ekonomi Rusia Berkembang Dengan Model Baru

    March 17, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Putin Klaim Ekonomi Rusia Berkembang Dengan Model Baru 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Putin Klaim Ekonomi Rusia Berkembang Dengan Model Baru 2
    Presiden Rusia Vladimir Putin menggelar rapat terkait isu ekonomi via tautan video pada 18 April 2022. (BP/Ant)

    MOSKOW, BALIPOST. com – Ekonomi Rusia berkembang dengan model baru, di tengah gempuran sanksi Barat terhadap negara itu. Hal itu di klaim oleh Presiden Vladimir Putin, dikutip dari kantor berita Antara, Jumat (17/3).

    Berbicara di kongres Persatuan Industrialis dan Pengusaha Rusia (RUIE) di Moskow, Kamis (16/3), Putin berterima kasih kepada para pengusaha, perusahaan, dan pekerja atas kontribusi mereka terhadap pembangunan negara.

    Putin mencatat bahwa RUIE secara aktif terlibat dalam agenda nasional dan memiliki pandangan, pendapat, dan proposal sendiri, yang sangat penting pada saat ekonomi Rusia mulai berkembang menurut model baru sebagai tanggapan terhadap sanksi.

    Dia mengatakan Rusia mengalami penurunan maksimum dalam produk domestik bruto (PDB) sebesar 4,7 persen pada Juni 2022.

    “Alasan untuk ini sudah diketahui, yaitu perang sanksi dan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam ekonomi dan perdagangan global serta dalam sistem hubungan internasional secara keseluruhan,” kata Putin.

    Dia pun menegaskan bahwa bukan Rusia yang menciptakan masalah-masalah tersebut.

    “Ini adalah tantangan yang belum pernah dihadapi Rusia atau negara lain mana pun di dunia dalam sejarah modern,” kata dia.

    Putin mencatat bahwa Rusia mengetahui orang-orang yang memberikan saran tentang sanksi kepada para “penghukum” Moskow. Dia merujuk pada para taipan yang mengumpulkan kekayaan mereka di Rusia, tetapi kemudian meninggalkan negara itu dan sekarang tinggal di Barat.

    “Kita tahu ada orang-orang yang menasihati musuh kita tentang bagaimana dan di mana memukul kita lebih keras. Namun, mereka yang telah tinggal di sini dan benar-benar bekerja terbukti lebih pintar, lebih kuat, dan efektif daripada mereka yang pergi dan memberikan nasihat seperti itu kepada musuh kita,” kata Putin kepada pebisnis Rusia.

    Sejak periode tersulit, ekonomi Rusia telah beralih ke pertumbuhan, kata Putin.

    Di antara faktor-faktor yang mendorong perbaikan tersebut, ujar Putin, yaitu perluasan perdagangan luar negeri, peningkatan permintaan domestik, dan penurunan inflasi, yang diperkirakan pada level 4-5 persen pada Maret.

    Dia pun memaparkan bahwa secara keseluruhan, perdagangan luar negeri Rusia pada 2022 melonjak 8,1 persen menjadi 850 miliar dolar AS (sekitar Rp13.045,8 triliun), termasuk ekspor hampir 20 persen dan impor menurun hampir 12 persen.

    Rusia juga mencatat surplus neraca perdagangan sebesar 332 miliar dolar AS (sekitar Rp5.095,5 triliun) atau 70 persen lebih banyak dibandingkan pada 2021.

    Mengenai prakiraan panen yang buruk di Barat karena kekeringan, Putin mengatakan jika tidak ada sanksi terhadap pupuk Rusia, petani Eropa dapat menggunakannya untuk meningkatkan hasil panen mereka.

    Putin juga mengatakan bahwa kepergian perusahaan-perusahaan Barat membuka kemungkinan bagi bisnis Rusia dan dia meminta para pengusaha untuk menggunakan kesempatan tersebut.

    Ia mengatakan bahwa untuk pertumbuhan ekonomi perlu dibangun fasilitas produksi, membuka usaha baru, dan menciptakan lapangan kerja di seluruh negeri.

    “Saya sangat menyadari ancaman yang muncul. Saya tahu apa yang dikatakan para musuh kepada kita, bahwa Rusia akan menghadapi masalah dalam jangka menengah,” ujar dia.

    Putin mengatakan bahwa untuk menghindari skenario negatif, masalah logistik, keuangan, infrastruktur, dan teknologi perlu ditangani.

    Dia juga menawarkan untuk menetapkan penghargaan tahunan bagi perusahaan domestik yang paling bertanggung jawab dan mengumumkan kepada publik mengenai cara-cara untuk perusahaan berkontribusi pada pengembangan sektor mereka. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleFebruari, Penyaluran Kredit Perbankan Naik
    Next Article Kejadian Dramatis di Balik Persalinan Anak Kedua Vebby Palwinta
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.