Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Produsen Jepang harus ikut ambil bagian dalam subsidi EV
    Automotive

    Produsen Jepang harus ikut ambil bagian dalam subsidi EV

    March 20, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Produsen Jepang harus ikut ambil bagian dalam subsidi EV 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah RI, pada Senin (20/03) dikabarkan segera menetapkan besaran insentif untuk kendaraan listrik murni yang memiliki kandungan lokal sebesar 40 persen.

    Pakar Otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu mengatakan bahwa hal positif ini juga perlu disambut baik oleh para produsen yang belum memproduksi kendaraan-kendaraan listrik mereka di tanah air.

    Terutama, kepada produsen Jepang yang sudah terlebih dahulu mengibarkan bendera brand mereka di pasar otomotif Indonesia. Langkah ini, dikatakan oleh dia, akan semakin menguatkan posisi merek mereka di pasar Indonesia.

    “Untuk memanfaatkan peluang insentif mobil listrik dari pemerintah Indonesia, produsen mobil dapat melakukan beberapa langkah strategis, terutama bagi pabrikan Jepang yang ingin memperkuat posisi mereka di pasar mobil listrik Indonesia,” kata Yannes Martinus Pasaribu saat dihubungi ANTARA, Senin. 

    Baca juga: Insentif EV di Indonesia bisa suburkan kendaraan hijau

    Untuk itu, Yannes mengatakan setidaknya terdapat beberapa langkah strategis yang harus dimainkan oleh produsen otomotif yang belum memproduksi kendaraan listrik mereka di tanah air hingga saat ini.

    “Produsen mobil dapat meningkatkan produksi mobil listrik lokal dengan mencapai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) 40 persen atau lebih. Dengan memproduksi mobil listrik lokal, produsen dapat memanfaatkan insentif yang ditawarkan pemerintah dan mengurangi biaya produksi mobil listrik,” jelas dia.

    Lalu, para produsen otomotif juga diminta untuk menghadirkan kendaraan listrik yang memiliki harga terjangkau untuk bisa dibeli oleh semua kalangan masyarakat Indonesia.

    “Mempersiapkan mobil listrik yang berharga jual Rp400 juta ke bawah, dengan perhitungan TKDN di atas 40 persen, sehingga dengan subsidi Rp80 juta akan membuat harga jual turun sampai dengan Rp320 jutaan saja,” ucap dia.

    Dia juga menyarankan kepada produsen otomotif agar memperhatikan desain. Produsen mobil juga perlu menyesuaikan model mobil listrik yang dijual dengan preferensi konsumen di Indonesia.

    Misalnya, mobil yang cocok untuk selera pasar masyarakat Indonesia yang masih kuat di MPV serta SUV dan memiliki banyak fitur teknologi canggih yang dapat meningkatkan pengalaman berkendara yang semakin menyenangkan.

    Baca juga: Luhut pastikan semua produsen bisa dapat insentif mobil listrik

    Untuk menyuburkan ekosistem Ev, para produsen otomotif juga disarankan untuk nantinya menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak dalam memenuhi infrastruktur yang digunakan oleh kendaraan listrik.

    “Produsen mobil dapat bekerjasama dengan penyedia layanan SPKLU seperti dengan Pertamina dan/atau PLN untuk mengembangkan infrastruktur pengisian baterai yang lebih luas di Indonesia. Hal ini akan meningkatkan daya tarik mobil listrik di Indonesia dan memudahkan konsumen dalam mengisi baterai mobil listrik mereka,” jelas dia.

    Langkah strategis yang terakhir, yakni edukasi terhadap konsumen, menurut dia, adalah sebuah langkah penting. Pasalnya, langkah ini diyakini akan memberikan pemahaman lebih kepada masyarakat dalam memiliki kendaraan listrik yang ramah lingkungan.

    “Dengan melakukan langkah-langkah strategis tersebut, produsen mobil, khususnya Jepang dapat memanfaatkan peluang insentif mobil listrik dari pemerintah Indonesia dan memperkuat kembali posisi mereka di pasar mobil listrik Indonesia,” ujar Yannes Martinus Pasaribu. 

    Baca juga: Hyundai apresiasi langkah pemerintah percepat ekosistem EV

    Pewarta: Chairul Rohman
    Editor: Siti Zulaikha
    Copyright © ANTARA 2023

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJokowi Ungkap Bahasan Pertemuan dengan Megawati di Istana Merdeka
    Next Article Telkomsel dan Volta kolaborasi dorong penggunaan kendaraan listrik
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.