Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Produsen perlu perbaiki jarak tempuh bila ingin wujudkan EV massal
    Automotive

    Produsen perlu perbaiki jarak tempuh bila ingin wujudkan EV massal

    May 27, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Produsen perlu perbaiki jarak tempuh bila ingin wujudkan EV massal 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta (ANTARA) – Kendaraan listrik (electric vehicle/EV) kini menjadi lebih umum dari sebelumnya, tetapi konsumen masih ragu tentang adopsi EV, mengingat jarak tempuh yang masih terbatas. Oleh karena itu, perlu ada upaya dari produsen untuk merealisasikan jarak tempuh yang lebih nyata.

    Studi baru dari S&P Global Mobility, dilansir dari Carscoops, Sabtu (27/5), mencontohkan Tesla Model 3 Performance AWD, yang memiliki jarak tempuh maksimum 599 km, tetapi dalam kondisi yang sama di dunia nyata, hanya menunjukkan jangkauan 499 km.

    Tentu saja, variasi ini tidak akan menjadi masalah jika Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKLU) tersedia sebanyak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), atau jika EV dapat mengisi ulang secepat kendaraan BBM.

    Kecemasan jangkauan itu sebenarnya telah menyebabkan penurunan minat konsumen terhadap EV. Meski beragam kendaraan listrik telah rilis atau diumumkan dalam beberapa tahun terakhir, S&P melaporkan hanya 6 dari setiap 10 orang menyatakan minat untuk membeli EV pada 2022, sebelumnya angka tersebut adalah 8 dari setiap 10 orang di 2021.

    Meskipun penelitian tersebut mengklaim bahwa dua pertiga peserta menganggap jarak tempuh 241-483 km dapat diterima, penerimaan tersebut bergantung pada apakah kendaraan tersebut benar-benar dapat membawa jarak tersebut dalam pengaturan dunia nyata atau tidak.

    Melalui analisis statistik, terlihat bahwa faktor penyumbang terbesar pada kisaran EV adalah bobot, tenaga motor, dan kapasitas baterai. Sayangnya, konsumen modern cenderung lebih menyukai SUV, yang lebih berat dan kurang aerodinamis daripada sedan (atau bahkan wagon) di segmen yang sama, meski ada beberapa kelemahan.

    Untuk mengatasi kondisi tersebut, S&P percaya bahwa kunci terbesar untuk memecahkan perbedaan dalam jangkauan dunia nyata adalah kemajuan dalam teknologi baterai.

    Menurut analisis, dari sekitar 900 EV yang terjual antara tahun 2017 dan 2022, besarnya kapasitas baterai terbukti berkorelasi positif dengan jarak tempuh. Saat pabrikan mulai mencari solusi baterai yang padat energi, mereka mulai menawarkan kapasitas listrik lebih besar dengan jejak yang lebih kecil, memungkinkan jangkauan tambahan yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan.

    Selain itu, karena tenaga menjadi lebih efisien secara elektrik, maka efeknya akan meningkat dua kali lipat, meningkatkan kapasitas pada sumber sekaligus mengurangi penarikan.

    Baca juga: Stafsus Presiden: Butuh 20 ribu charging station untuk 400 ribu EV

    Baca juga: Menteri BUMN: BUMN hadir untuk mempercepat penetrasi EV di Indonesia

    Baca juga: MG ingin edukasi kendaraan listrik terus ditingkatkan

    Pewarta: Pamela Sakina
    Editor: Satyagraha
    Copyright © ANTARA 2023

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGambar interior Tesla Cybertruck bocor jelang peluncuran akhir 2023
    Next Article Sakit, Wishnu Sakti Buana Berpulang
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.