Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Komnas Perempuan Luncurkan Hasil Kajian 21 Tahun Pelaku Kekerasan Terhadap Perempuan
    News

    Komnas Perempuan Luncurkan Hasil Kajian 21 Tahun Pelaku Kekerasan Terhadap Perempuan

    June 20, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Komnas Perempuan Luncurkan Hasil Kajian 21 Tahun Pelaku Kekerasan Terhadap Perempuan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Komnas Perempuan Luncurkan Hasil Kajian 21 Tahun Pelaku Kekerasan Terhadap Perempuan 2
    Paparan yang disampaikan Anggota Komnas Perempuan Alimatul Qibtiyah dalam acara bertajuk “Peluncuran Hasil Kajian 21 Tahun Catatan Tahunan Komnas Perempuan (2001-2021)”, di Jakarta, Selasa (20/6/2023). (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Pelaku-pelaku kekerasan terhadap perempuan kerap berada pada profesi-profesi yang seharusnya menjadi panutan dan pelindung masyarakat. Demikian catatan Tahunan Komnas Perempuan yang dirangkum selama 21 tahun.

    “Siapa mereka? Pejabat publik, aparat penegak hukum, dosen, dokter, guru,” kata Anggota Komnas Perempuan Alimatul Qibtiyah dalam acara bertajuk “Peluncuran Hasil Kajian 21 Tahun Catatan Tahunan Komnas Perempuan (2001-2021)”, di Jakarta, dikutip dari kantor berita Antara, Selasa (20/6).

    Alimatul Qibtiyah mengatakan, lima persen dari total pelaku atau sebanyak 4.147 pelaku adalah terdiri atas 571 pejabat publik, 1.332 aparat penegak hukum atau TNI/Polri, 111 tokoh agama, 2.079 guru atau dosen, dan 54 tenaga medis.

    Bahkan, dalam dua tahun terakhir ada peningkatan pelaku kekerasan dari profesi-profesi tersebut. “Dalam dua tahun terakhir, para pelaku ini meningkat menjadi sembilan persen,” katanya.

    Alimatul Qibtiyah menambahkan karakteristik korban dan pelaku yang direkam Catatan Tahunan Komnas Perempuan dalam 21 tahun ini polanya tidak berubah, dimana korban cenderung lebih muda usianya dari pelaku.

    Selain itu, tingkat pendidikan korban juga lebih rendah dari pelaku. “Hal ini menunjukkan adanya relasi kuasa dalam kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan,” kata dia.

    Sementara Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani berharap Catatan Tahunan Komnas Perempuan dapat menjadi dasar pembentukan kebijakan yang berpihak pada perempuan korban, baik di tingkat nasional maupun di tingkat daerah.

    “Seluruh informasi dalam Catatan Tahunan memungkinkan gerakan perempuan dan gerakan HAM pada umumnya ini menggulirkan advokasi berbasis data, baik di level nasional, misalnya dengan pembentukan Undang-undang, maupun di kebijakan lokal, baik pada aspek pelindungan, maupun pemulihan untuk perempuan korban, serta memastikan ketidakberulangan,” kata Andy Yentriyani. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIndonesia Terpilih Jadi Anggota Dewan Eksekutif UNWTO
    Next Article Puan Maharani: Ada Harapan Megawati Bertemu SBY
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Rekomendasi Mobil Keluarga Murah dan Irit Terbaik 2026
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.