Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Korban Jiwa Gempa Maroko Capai Ribuan Orang, WNI Tak Terdampak
    International

    Korban Jiwa Gempa Maroko Capai Ribuan Orang, WNI Tak Terdampak

    September 10, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Korban Jiwa Gempa Maroko Capai Ribuan Orang, WNI Tak Terdampak 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Korban Jiwa Gempa Maroko Capai Ribuan Orang, WNI Tak Terdampak 2
    Lokasi Maroko di peta. (BP/Antara)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Warga negara Indonesia (WNI) di Maroko dalam kondisi aman serta tidak ada yang terkena dampak dari tragedi gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,8. Hal ini disampaikan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Kerajaan Maroko, Jundi Abdurrahman, Minggu (10/9).

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, data terbaru dari Kementerian Dalam Negeri Maroko disebutkan bahwa hingga Sabtu pukul 22.00 waktu setempat (04.00 WIB) terdapat total 2.012 korban jiwa. Selain itu terdapat 2.059 korban luka, dengan 1.404 orang di antaranya mengalami luka berat.

    Gempa menyebabkan sembilan wilayah di negara itu terkena dampak. Dampak paling besar terjadi di daerah Al Haouz, yang mencatat 1.293 korban jiwa.

    “Untuk WNI maupun mahasiswa Indonesia yang tersebar di berbagai kota di Maroko, alhamdulillah sampai saat ini aman. Tidak ada yang terkena dampak,” kata Jundi.

    Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,8 mengguncang Maroko pada Jumat (8/9) pukul 23:11 waktu setempat (Sabtu pukul 05.11 WIB) sehingga menyebabkan kerusakan serius terhadap infrastruktur dan permukiman penduduk di wilayah tersebut. Meski merasakan getaran gempa, para WNI di Maroko tidak terkena dampak dan dalam kondisi selamat, kata Jundi.

    Sebagian besar WNI tinggal di daerah Marrakesh dan Casablanca, jauh dari pusat gempa, lanjutnya. Jundi mengatakan PCIM Maroko sampai saat ini masih membentuk tim bantuan PCIM Maroko dan berkoordinasi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) untuk merancang dan mencatat kebutuhan mendesak di wilayah yang terdampak gempa.

    “Dari kemarin kami berkomunikasi dengan mereka dan meminta mereka untuk mencatat kebutuhan di sana,” kata Jundi.

    Sementara itu, fokus utama tim MDMC dalam pemberian bantuan bagi korban gempa adalah bahan makanan pokok, pakaian dan selimut. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePetani Denpasar Belum Terdampak Kekeringan
    Next Article Joko Santoso Disanksi Pemecatan Sebagai Ketua DPC Gerindra Kota Semarang
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.