Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Berapa lama umur baterai mobil listrik dan biaya gantinya?
    Automotive

    Berapa lama umur baterai mobil listrik dan biaya gantinya?

    October 24, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Berapa lama umur baterai mobil listrik dan biaya gantinya? 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Tokyo (ANTARA) – Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan tingkat keawetan serta pengelolaan baterai mobil listrik menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan industri kendaraan listrik kedepannya.

    Menurut dia, penting untuk memahami umur baterai dalam konteks baterai mobil listrik, baik jenis Battery Electric Vehicle (BEV) maupun hybrid. Umur baterai merujuk pada seberapa lama baterai dapat mempertahankan kapasitasnya untuk menyimpan dan melepaskan energi.

    “Umur baterai pasti menjadi pertimbangan pelanggan,” kata Anton saat ditemui di Tokyo, Jepang, Selasa.

    Ia mengatakan, pada umumnya umur baterai pada mobil listrik bisa bertahan paling cepat 10 tahun. Namun, umur baterai tergantung pada pemakaian pengemudi, bila kendaraan digunakan dan dirawat dengan baik, umur baterai bisa bertahan lebih lama.

    “Rata-rata umur baterai 10 tahun, namun bisa lebih, tergantung pemakaian,” jelas Anton.

    Adapun harga satu unit baterai untuk kendaraan hybrid Toyota, Anton menyebut harganya berkisar antara Rp30 juta hingga Rp40 juta. Sementara untuk BEV, harganya bisa mencapai sepertiga atau setengah dari harga mobil.

    Baca juga: Kemenperin: Emisi karbon mobil listrik tinggi karena proses baterai

    Menurut dia, harga baterai mobil listrik hingga kini masih sangat tinggi, yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti biaya bahan baku yang belum stabil dan memerlukan teknologi kompleks dengan biaya tinggi.

    Selain itu, produksi baterai mobil listrik hingga kini juga masih belum mencapai skala ekonomi yang sama dengan produksi baterai mobil konvensional. Semakin banyak baterai yang diproduksi, semakin rendah biayanya.

    Namun, industri mobil listrik masih dalam tahap pertumbuhan, yang berarti masih sangat memungkinkan untuk mencapai biaya keseluruhan yang ideal di kemudian hari.

    Anton menjelaskan, di Jepang, dimana teknologi mobil listrik telah menjadi salah satu yang terdepan dibanding negara lainnya, telah mampu menekan harga baterai, komponen paling mahal dari mobil listrik.

    “Di Jepang modelnya sudah banyak baterai itu didaur ulang, jadi dari baterai-baterai rusak itu selnya diambil diolah dan dijual lagi menjadi baterai refurbished, harganya bisa jauh lebih murah,” ujar Anton.

    Harga baterai refurbished itu, bisa lebih murah hingga 50 persen dari baterai baru, dengan kapasitas baterai maksimum yang masih sangat layak pakai, yakni sekitar 75 persen atau lebih.

    Anton pun optimistis, dalam jangka waktu sekitar lima tahun ke depan, Indonesia akan mampu mengikuti Jepang dalam langkah pengelolaan baterai tersebut, sehingga penggunaan mobil listrik akan semakin tinggi.

    “Di Indonesia belum ada karena belum banyak baterainya, tapi kalau (penggunaan) baterai sudah banyak, bisnis itu bisa berkembang, di Indonesia menunggu populasi saja, lima tahun lagi bisa, kalau melihat perkembangan saat ini,” Anton menambahkan.

    Baca juga: Tesla investasikan $1 miliar perkuat pasokan baterai EV

    Baca juga: LGES pasok baterai mobil listrik untuk Toyota dalam kontrak 10 tahun

    Baca juga: BMW investasikan dana Rp1.6 triliun untuk uji coba baterai EV

    Pewarta: Pamela Sakina
    Editor: Satyagraha
    Copyright © ANTARA 2023

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleProdusen mobil listrik NETA andalkan “crossover” di pasar Indonesia
    Next Article Toyota beri sinyal hadirkan hybrid untuk segmen terjangkau
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.