Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Kelompok Nelayan Wanasari Kembangkan Sistem Apartemen Kepiting
    Ekonomi

    Kelompok Nelayan Wanasari Kembangkan Sistem Apartemen Kepiting

    November 28, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kelompok Nelayan Wanasari Kembangkan Sistem Apartemen Kepiting 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kelompok Nelayan Wanasari Kembangkan Sistem Apartemen Kepiting 2
    Kelompok Nelayan Wanasari, Kelurahan Tuban, menerapkan apartemen kepiting sebagai sistem budi daya kepiting bakau. (BP/Istimewa)

    MANGUPURA, BALIPOST.com – Kelompok Nelayan Wanasari, Kelurahan Tuban, menerapkan apartemen kepiting sebagai sistem budi daya kepiting bakau. Teknologi terbarukan yang diberikan Dinas Perikanan Kabupaten Badung ini dinilai efektif dalam hal penggemukan kepiting.

    Ketua Kelompok Nelayan Wanasari Tuban, I Made Sumasa belum lama ini mengungkapkan, sistem apartemen kepiting sudah banyak diterapkan di negara-negara maju. Namun, sistem ini masih jarang digunakan pembudi daya kepiting bakau di Indonesia.

    Apartemen kepiting punya banyak keuntungan. Selain hemat lahan, sistem ini juga mampu meminimalkan resiko angka kematian kepiting akibat kanibalisme, memaksimalkan upaya penggemukan maupun pengontrolan pakan, serta mencegah potensi gangguan eksternal. Di masa panen sistem ini juga akan memudahkan nelayan.

    Sebelum menerapkan sistem apartemen kepiting, pihaknya menggunakan metode silvofishery yang tergolong konvensional. Metode ini memanfaatkan keramba jaring tancap pada area pembesaran kepiting di habitat asli kepiting bakau.

    Dijelaskannya lebih lanjut, apartemen kepiting merupakan susunan box yang ditata secara vertikal layaknya bangunan apartemen. Tiap box berisi satu ekor kepiting. Air input yang sudah diolah akan memenuhi kebutuhan kepiting untuk hidup. Sementara, kotoran kepiting dikeluarkan melalui sirkulasi air yang dikelola melalui filtasi RAS. “Hal ini bertujuan untuk mengontrol dan menstabilkan kondisi lingkungan kepiting, dan mengurangi jumlah penggunaan air sehingga kualitas air tetap terjaga,” ujar Sumasa.

    Dalam hal ini, pihaknya memanfaatkan 420 box anakan kepiting bakau, dari 504 box yang diberikan Dinas Perikanan. Ukuran kepiting pada tiap box memiliki berat sekitar 140 ons. Dengan adanya sistem ini, pihaknya optimis kepiting siap panen yang berukuran 250 gram dapat dicapai dalam tiga bulan ke depan. (Dedi Sumartana/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleNETA serahkan perdana unit NETA V kepada konsumen
    Next Article Cegah Penyebaran Narkoba, BNN Manfaatkan Teknologi Informasi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    daftar pinjaman online legal ojk

    Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru

    July 25, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.