Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Sejumlah Daerah Berpotensi Longsor Akibat Hujan Dua Hari Kedepan
    News

    Sejumlah Daerah Berpotensi Longsor Akibat Hujan Dua Hari Kedepan

    February 6, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sejumlah Daerah Berpotensi Longsor Akibat Hujan Dua Hari Kedepan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Sejumlah Daerah Berpotensi Longsor Akibat Hujan Dua Hari Kedepan 2
    Bencana tanah longsor yang terjadi di Jalan Lintas Perbatasan Tapanuli Utara dan Tapanuli Tenggah Sumatera Utara, Sabtu (3/2/2024), mengakibatkan tiga orang meninggal dalam peristiwa naas tersebut. (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST. com – Warga di sejumlah daerah dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terkait potensi peningkatan intensitas hujan yang dapat berdampak tanah longsor dalam dua hingga tiga hari ke depan.

    Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Selasa, mengatakan, daerah yang berpotensi peningkatan intensitas hujan itu antara lain di Jawa Barat (Cirebon, Majalengka), Jawa Tengah (Batang, Kendal, Pekalongan), dan Sumatera Utara (Sibolga).

    Selanjutnya sebagian besar kota di Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara, Papua, serta Sumatera bagian barat dan bagian selatan yang diperkirakan mengalami peningkatan intensitas hujan dan berpotensi terjadi tanah longsor.

    Ia menyebutkan, daftar tersebut didapatkan merujuk analisis prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk dasarian pertama Februari 2024.

    “Untuk dua-tiga hari ke depan curah hujan meningkat capai 150-300 mm, hujan menimbulkan banjir hingga tanah longsor di semuanya, dan ada atensi khusus untuk Sibolga yang beberapa hari lalu terjadi tanah longsor satu keluarga tewas tertimbun material tepat saat mereka berkendara melintasi perbukitan,” katanya dikutip dari kantor berita Antara, Selasa (6/2).

    Ia menyebutkan, peningkatan cuaca yang dapat berdampak bencana tersebut terjadi karena dipengaruhi oleh adanya gelombang Equatorial Rossby. Gelombang itu diketahui merupakan sebuah fenomena yang terjadi di atmosfer atau lautan yang berotasi secara terpisah dan bergerak ke arah barat di sekitar kawasan ekuator.

    Untuk itu BNPB memastikan telah menyiagakan petugas, perlengkapan logistik siaga bencana, dan sosialisasi tentang peringatan ini, yang bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atas informasi dari BMKG tersebut. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKasus Pelanggaran Kode Etik Ketua KPU Diminta Ditindaklanjuti
    Next Article Ribuan Masker Disiapkan Antisipasi Abu Vulkanik Semeru
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?
    • ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.