Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Toyota ubah sampah jadi listrik, daur ulang baterai jadi lebih bersih
    Automotive

    Toyota ubah sampah jadi listrik, daur ulang baterai jadi lebih bersih

    February 9, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Toyota ubah sampah jadi listrik, daur ulang baterai jadi lebih bersih 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta (ANTARA) – Perusahaan otomotif Jepang Toyota, melalui anak perusahaan Toyota Chemical Engineering (TCE) tengah mengembangkan bisnis daur ulang baterai yang disebut hampir membuat lompatan ekologis dengan cara baru tanpa proses pembakaran.

    Berdasarkan siaran pers di laman Toyota Times, Kamis (8/2), pengembangan tersebut berusaha beralih dari proses daur ulang konvensional yang umumnya membakar baterai lama kemudian mengumpulkan bahan-bahan penting dari abunya.

    Meskipun cara konvensional tersebut berhasil, proses ini sangat boros karbon dan bukan cara yang paling efektif untuk mendapatkan kembali semua bahan dalam sel baterai.

    Anak perusahaan Toyota tersebut saat ini berencana menyuling elektrolit (kandungan dalam baterai) agar tidak terlalu mudah terbakar, dan lebih aman untuk ditangani. Dengan itu, TCE akan dapat mengoyak baterai secara lebih menyeluruh, dan menghancurkan sel-selnya, membuatnya lebih mudah untuk dipilah-pilah, dan untuk mendapatkan kembali materialnya.

    Sisa-sisa baterai yang disebut “zat hitam” itu mengandung aluminium, besi, dan banyak logam langka, menurut TCE.

    Baca juga: BRIN kembangkan metode daur ulang baterai bekas

    Toyota ubah sampah jadi listrik, daur ulang baterai jadi lebih bersih 2
    “Zat hitam” dari baterai yang diolah Toyota Chemical Engineering (ANTARA/Toyota Times)

    Perusahaan mengklaim bahwa metode baru ini mengurangi emisi CO2 (karbon dioksida) yang terlibat dalam proses daur ulang baterai, dan meningkatkan tingkat pemulihannya.

    “Tidak hanya akan berkontribusi pada netralitas karbon, tetapi juga memungkinkan untuk menyortir dan memulihkan bahan yang tidak dapat kami peroleh dari pembakaran konvensional, yang secara dramatis meningkatkan tingkat pemulihan. Ini adalah langkah menuju tercapainya ekonomi sirkular,” ujar anggota TCE Kenichiro Muramatsu.

    Saat ini TCE melakukan proses daur ulang tersebut pada mobil-mobil listrik Toyota seperti Toyota Prius generasi ke-3 dan bZ4X.

    Perusahaan menyebut, peningkatan adopsi kendaraan listrik dalam beberapa tahun terakhir tentu semakin meningkatkan kebutuhan akan logam langka untuk baterainya, seperti kobalt atau lithium. Cadangan sumber daya mineral ini terbatas, dan penambangan yang tidak terencana dapat mengakibatkan penipisan sumber daya.

    “Meskipun kebanyakan orang tidak pernah berkesempatan untuk melihat baterai tersebut, membuangnya (baterai) ketika mobil mencapai masa pakai semakin menjadi masalah yang serius,” tulis TCE.

    Baca juga: BSAF dan mitranya akan produksi lithium-ion dengan bahan daur ulang

    Toyota ubah sampah jadi listrik, daur ulang baterai jadi lebih bersih 3
    Toyota Chemical Engineering (ANTARA/Toyota Times)

    Listrik dari sampah

    TCE juga berupaya membuat pembangkit energi dari sampah menjadi lebih ramah lingkungan. Alih-alih hanya membakar sampah, perusahaan ini mengklaim bahwa dengan memasukkan sampah ke dalam panci bertekanan yang berisi serbuk gergaji, kertas sobek, dan air, mereka dapat mengubahnya menjadi bahan bakar cair.

    Cairan yang dihasilkan kemudian dapat difermentasi menjadi gas mengandung metana yang digunakan untuk menghasilkan listrik.

    Meskipun mengakui bahwa metodenya tidak sepenuhnya menghilangkan pembakaran, TCE menegaskan bahwa metode ini mengurangi emisi CO2 dengan menangkap produk sampingan jika memungkinkan, dan memanfaatkan limbah panas dari proses pembakaran untuk menghasilkan listrik tambahan.

    “Di Jepang, di mana sumber daya langka, pemulihan sumber daya menjadi sangat penting. Saya memiliki cucu, dan saya ingin mewariskan lingkungan yang lebih baik lagi untuk anak-anak di masa depan. Itulah mengapa saya terus menghadapi tantangan-tantangan ini dengan melihat masa depan 20 atau 30 tahun dari sekarang,” kata Presiden TCE Yoshihiro Hayashi.

    Baca juga: Toyota dan Redwood kerja sama daur ulang baterai EV

    Pewarta: Pamela Sakina
    Editor: Siti Zulaikha
    Copyright © ANTARA 2024

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSimak, Ini Jenis Bisnis yang Naik Daun di Tahun Naga Kayu
    Next Article Perayaan HUT ke-78 PWI Berlangsung Sederhana, Menkominfo : Pers Punya Peran Sentral dalam Sejarah
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.