Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Inilah Kata-kata Yang Memanasi Politik Indonesia
    News

    Inilah Kata-kata Yang Memanasi Politik Indonesia

    November 12, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Inilah Kata-kata Yang Memanasi Politik Indonesia

    Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat membuka Kongres Pancasila IX di Universitas UGM, Sabtu (22/7).

    Jakarta – Tahun 2018 hingga 2019, perpolitikan Indonesia kian seru. Dan saking serunya, terlontar kata-kata yang unik terlontar oleh  calon Presiden dan wakil Presiden.

    Kian riuh lagi, “gorengan” sosial media jadi bertaburan bumbu. Dari rasa manis hingga pedas. Dari cacian hingga pujian. Dan hanya ada dua kubu saja. Kubu “Cebong” yang disasar untuk mendukung Capres Jokowi. Dan kubu “Kampret” untuk pendukung Capres Prabowo.



    Berikut ini kata-kata yang bikin masyarakat terhenyak tapi tak sedikit yang tersenyum. Nah, mungkin akan bikin bingung lagi ahli bahasa untuk mengudek-udek kamus besarnya.

    Politik Sontoloyo
    Dalam kamus bahasa Indonesia, “Sontoloyo” bermakna konyol, tidak beres, bodoh yang dianggap sebagai kata makian.

    Baca juga :

    • Cuitan Andi Arief "Berasa" Negara Terancam Hancur
    • Jokowi: Motor Gesits Diproduksi 60 Ribu per Tahun
    • Jokowi Diminta Bertindak atas Kasus Diskriminalisasi Jaksa Lulusan UGM

    Istilah “politik sontoloyo” diucapkan Capres Joko Widodo alis Jokowi saat membagikan sertifikat tanah di Jakarta Selatan. Tujuannya,  mengingatkan masyarakat tidak terpengaruh oleh politikus yang berniat memecah belah bangsa.

    “Hati-hati, banyak politik yang baik-baik, tapi juga banyak sekali politik yang sontoloyo. Ini saya ngomong apa adanya saja sehingga mari kita saring, kita filter, mana yang betul dan mana yang tidak betul. Karena masyarakat saat ini semakin matang dalam berpolitik,” kata Jokowi.

    Politik Genderuwo
    Dalam kamus besar bahasa Indonesia, “Genderuwo” bermakna hantu yang konon serupa manusia yang tinggi besar dan berbulu tebal.

    Pernyataan “politik genderuwo”  ini disampaikan Jokowi saat pembagian sertifikat di Jawa Tengah.  Jokowi menyebut saat ini banyak politikus yang pandai memengaruhi. Banyak yang tidak menggunakan etika dan sopan santun politik yang baik.

    “Coba kita lihat politik dengan propaganda menakutkan, membuat ketakutan, kekhawatiran. Setelah takut yang kedua membuat sebuah ketidakpastian. Masyarakat menjadi, memang digiring untuk ke sana. Dan yang ketiga menjadi ragu-ragu masyarakat, benar nggak ya, benar nggak ya?” katanya.

    “Cara-cara seperti ini adalah cara-cara politik yang tidak beretika. Masa masyarakatnya sendiri dibuat ketakutan? Nggak benar kan? Itu sering saya sampaikan itu namanya `politik genderuwo`, nakut-nakuti,” tutur Jokowi.

    Tampang Boyolali
    Boyolali adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Pusat administrasi berada di Kemiri Kecamatan Mojosongo, terletak sekitar 25 km sebelah barat Kota Surakarta.

    Pernyataan “tampang boyolali” dilontarkan Capres Prabowo saat acara peresmian Kantor Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi di Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (30/10).

    “Saya yakin kalian tidak pernah masuk hotel-hotel (mewah) tersebut, kalau kalian masuk kalian pasti akan diusir karena bukan tampang orang kaya. Tampang kalian ya tampang-tampang Boyolali,” kata Prabowo.

    Prabowo menjelaskan, maksudnya itu sebagai empatinya terhadap kesenjangan ekonomi di Tanah Air, bukan menghina masyarakat Boyolali.

    “Dan maksudnya bukan menghina, justru empati. Jadi kalau saya bicara tampang, tampang di Boyolali, tampang Boyolali, kalau di Brebes tampang Brebes. Itu kan selorohnya dalam arti empati saya, solidaritas saya dengan orang,” ujar Prabowo.

    TAGS : Politik Banci Joko Widodo Prabowo Subiakto Politik Genderuwo

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/43744/Inilah-Kata-kata-Yang-Memanasi-Politik-Indonesia/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleArahan SBY Vitamin Bagi Caleg Selegram Aprilya Monica
    Next Article Duterte Ingatkan AS dan China Tak Perang di Wilayahnya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Membuat Video Animasi dengan ChatGPT Agar Hasilnya Keren
    • Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.