Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Amnesti Internasional Cabut Penghargaan Aung San Suu
    News

    Amnesti Internasional Cabut Penghargaan Aung San Suu

    November 13, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Amnesti Internasional Cabut Penghargaan Aung San Suu

    Aung San Suu Kyi tersenyum setelah menerima gelar kehormatan di Universitas Oxford pada 2012 (Foto: Andrew Winning/Reuters)

    Jakarta – Amnesti International mengumumkan pada Senin (12/11) bahwa mereka mencabut penghargaan hak asasi manusia, yang pernah diberikan kepada Aung San Suu Kyi sebagai respon atas ketidakpedulian terhadap kekejaman yang dilakukan terhadap Rohingya.

    Organisasi yang bermarkas di London itu menuduh Suu Kyi telah melakukan pengkhianatan yang memalukan atas nilai-nilai yang pernah dipegangnya.



    Sekretaris Jenderal Amnesty International Kumi Naidoo mengatakan Suu Kyi tidak menggunakan posisinya sebagai pemimpin negara untuk melindungi hak asasi manusia, terutama bagi etnis minoritas Rohingya.

    Organisasi hak asasi manusia telah menuduh pemerintah Myanmar melakukan genosida terhadap Rohingya yang tinggal di negara itu. Ribuan orang telah melarikan diri di tengah pemberontakan pada bulan Agustus 2017 dan berusaha memasuki Bangladesh, yang menyebabkan krisis pengungsi di sana.

    Baca juga :

    • Pencipta Superhero Marvel Stan Lee Meninggal Dunia
    • Duo Pemain MU Tak Masuk Skuad Timnas Prancis
    • Ibrahimovic Kalahkan Rooney Jadi Pemain Terbaik MLS

    Penduduk Rohingya, sekelompok etnis Muslim yang tinggal di negara Rakhine Myanmar, adalah minoritas agama di Myanmar, tetapi ditolak kewarganegaraan dan status etnis minoritas.

    Dalam beberapa minggu setelah pemberontakan, perkiraan konservatif dari Doctors Without Borders menunjukkan setidaknya 6.700 orang Rohingya tewas dalam kekerasan, termasuk setidaknya 730 anak-anak di bawah usia 5 tahun, dan ratusan ribu Rohingya telah melarikan diri.

    “Sebagai Duta Besar Hati Nurani Amnesty Internasional, harapan kami adalah Anda akan terus menggunakan otoritas moral Anda untuk berbicara menentang ketidakadilan di mana pun Anda melihatnya, tidak hanya di Myanmar sendiri,” tulis Naidoo dalam surat kepada Suu Kyi yang mengumumkan penarikan penghargaan yang diberikan 2009 lalu dilansir UPI.

    “Hari ini, kami sangat cemas bahwa Anda tidak lagi mewakili simbol harapan, keberanian, dan pembelaan abadi terhadap hak asasi manusia. Amnesty International tidak dapat membenarkan status Anda yang berkelanjutan sebagai penerima penghargaan Duta Besar HAM dan dengan sangat sedih kami dengan ini menariknya dari Anda.”

    Pada bulan Maret, US Holocaust Memorial Museum juga membatalkan penghargaan hak asasi manusia yang diberikan kepada Suu Kyi. Penghargaan, dinamai setelah korban Holocaust dan penulis Elie Wiesel , diberikan kepada Suu Kyi pada tahun 2012 tak lama setelah ia dibebaskan dari tahanan rumah 15 tahun karena menolak kediktatoran militer negara itu dan mengadvokasi hak asasi manusia.

    Namun museum itu mengatakan dia telah membiarkan penganiayaan minoritas Muslim Rohingya memburuk sejak pemilihannya tahun 2016.

    Pada hari Senin, Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Filippo Grandi mengatakan pengungsi Rohingya harus diizinkan untuk kembali ke Myanmar hanya “atas keinginan mereka.

    Sekitar 4.355 pengungsi Rohingya dari 925.000 tempat perlindungan di Bangladesh telah disetujui untuk kembali ke Myanmar. Pemulangan itu diperkirakan akan dimulai Kamis.

    TAGS : Amnesti Internasional Myanmar Aung San Suu

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/43791/Amnesti-Internasional-Cabut-Penghargaan-Aung-San-Suu/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKPK Pertajam Bukti Keterlibatan CEO Lippo Group James Riady
    Next Article Amnesti Internasional Cabut Penghargaan Aung San Suu Kyi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Membuat Video Animasi dengan ChatGPT Agar Hasilnya Keren
    • Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.