Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Dilanda Demam Babi Afrika, Korea Tutup Peternakan
    News

    Dilanda Demam Babi Afrika, Korea Tutup Peternakan

    September 25, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Dilanda Demam Babi Afrika, Korea Tutup Peternakan

    Akses menuju peternakan babi ditutup di Korea Selatan (Foto: Associated Press)

    Seoul, Jurnas.com – Korea Selatan sedang berjuang mengintensifkan upaya membersihkan pertanian di seluruh negara, di tengah penyebaran wabah demam babi Afrika yang sangat menular, dan merusak pertanian di dekat perbatasannya dengan Korea Utara.

    Tes laboratorium pada Selasa (24/9) malam mengonfirmasi kasus kelima negara itu sejak pekan lalu dari sebuah peternakan di Ganghwa, meningkatkan kekhawatiran bahwa negara itu kehilangan pertempuran untuk menghentikan penyebaran penyakit yang memusnahkan populasi babi di seluruh Asia.

    Kementerian Pertanian, Pangan, dan Urusan Pedesaan Korea Selatan mengatakan ratusan pejabat telah dikerahkan untuk memeriksa upaya desinfeksi di peternakan babi, rumah pemotongan hewan dan pabrik pakan ternak di seluruh negeri, dan ditutup selama 48 jam mulai Selasa kemarin.

    Demam babi Afrika tidak berbahaya bagi manusia, tetapi penyebarannya dari peternakan ke daerah padat penduduk akan membuatnya lebih sulit untuk dikendalikan. Penyakit ini sangat menular dan berakibat fatal bagi babi, dan belum ditemukan pengobatannya.

    Di Korea Selatan, di mana diet sangat bergantung pada daging babi, ada kekhawatiran wabah ini dapat menyebar dan melukai industri dengan 6.300 peternakan, yang memelihara lebih dari 11 juta babi.

    Baca juga.. :

    • Upaya Perdamaian Korea, Megawati: Kedepankan Musyawarah Mufakat
    • Korsel: Jepang Menganggap Kita Musuh
    • Megawati Kunjungi Taman Kota di Korea Selatan

    Dikutip dari Associated Press pada Rabu (25/9), penyakit demam babi Afrika menghancurkan kawanan babi di China dan negara-negara Asia lainnya, sebelum mencapai Korea.

    Pekerja pemerintah yang mengenakan mantel laboratorium dan topeng menjaga penghalang jalan di dekat peternakan di daerah perbatasan, tempat excavator telah digunakan untuk menggali lubang besar yang digunakan untuk membunuh dan mengubur ribuan babi.

    Gerbang, pintu masuk, dan lahan di banyak peternakan ditutupi oleh lapisan kalsium oksida yang bersalju, yang bertindak sebagai desinfektan.

    “Selama penutupan, kami akan melakukan operasi desinfeksi ekstensif di pertanian dan fasilitas terkait lainnya dan memeriksa secara menyeluruh hasilnya untuk menjaga karantina secara ketat,” kata Menteri Pertanian Korsel Kim Hyun-soo, pada Rabu pagi.

    Hampir 22.000 babi telah dimusnahkan sejak wabah pertama kali dikonfirmasi pada minggu lalu di kota perbatasan Paju dan Yeoncheon, tetapi para pejabat belum mengidentifikasi rute infeksi.

    Penyakit ini mungkin telah menyeberang dari Korea Utara, yang melaporkan wabah di dekat perbatasannya dengan China pada akhir Mei.

    Para pejabat awal pekan ini mengkonfirmasi kasus ketiga dan keempat negara itu dari Gimpo, yang berada di sisi selatan sungai yang memisahkan wilayah perbatasan dan daerah metropolitan yang padat penduduk di sekitar ibukota Seoul, dan pertanian lain di Paju.

    TAGS : Demam Babi Afrika Korea Selatan

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/59839/Dilanda-Demam-Babi-Afrika-Korea-Tutup-Peternakan/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAngkasa Pura II Optimistis Kelola 3 Bandara Baru Tahun Ini
    Next Article Demo Ricuh, Mahasiswa Al Azhar Pecah Tengkorak Kepala dan Hancur Tulang Bahu
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Membuat Video Animasi dengan ChatGPT Agar Hasilnya Keren
    • Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.