Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Jangan Mengklaim Sebagai Etnis Paling Asli Indonesia
    News

    Jangan Mengklaim Sebagai Etnis Paling Asli Indonesia

    October 15, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jangan Mengklaim Sebagai Etnis Paling Asli Indonesia

    Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Gubernur Nurdin Abdullah

    Jakarta, Jurnas.com – PDI Perjuangan sangat mengapresiasi program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Ditjen Kebudayaan yang meneliti asal-usul manusia Indonesia melalui penelitian DNA, bekerjasama dengan Historia, melalui Proyek DNA.

    Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, apa yang disampaikan dengan motto Bhinneka Tunggal Ika ternyata berakar dari kesadaran mendalam, bahwa Nusantara begitu beragam dalam seluruh aspek kehidupan.

    “Dengan demikian tidak ada etnis yang bisa mengklaim dirinya paling asli,” ujar Hasto, Selasa (15/10/2019).

    Ia menambahkan, semua yang ada di bumi Indonesia merupakan bauran berbagai etnis yang melekat dalam sejarah peradaban migrasi manusia ke bumi Nusantara sejak jutaan tahun yang lalu.

    Kata Hasto, hasil uji DNA yang dilakukan semakin menambah keyakinan PDI Perjuangan, bahwa manusia Indonesia terbentuk sebagai bauran multi etnis dan tidak ada yang bisa mengklaim yang paling asli.

    Dengan realitas uji coba DNA tersebut, lanjut Hasto, akhirnya semakin mengukuhkan prinsip kebangsaan, dan motto Bhinneka Tunggal Ika sebagai realitas yang hidup, menjadi nilai, dan kesadaran bahwa Indonesia adalah satu kesatuan bangsa yang berkesadaran dan berkehendak menyatukan diri dalam satu kesatuan wilayah Nusantara.

    “Heterogenitas inilah yang menjadi alasan mengapa sila Persatuan Indonesia begitu relevan,” tegasnya.

    Hasto menambahkan, hasil uji DNA Leluhur tersebut mungkin bisa dipakai sebagai pijakan atau rujukan untuk membangun premis, rujukan atau hipotesa-hipoteaa baru untuk kepentingan berbagai cabang ilmu. Seperti kesehatan, politik, sosiologi, antropologi, psikologi dan seterusnya.

    “Dengan kesadaran Indonesia multi etnis, bangsa Indonesia terus menegaskan nenek moyangnya, sebagai akar kesadaran terhadap haluan kebangsaan Indonesia yang begitu beragam, namun membentuk bauran peradaban yang luar biasa sebagai modal kemajuan,” jelas Hasto Kristiyanto, Sekjen DPP PDI Perjuangan.

    TAGS : Etnis manusia indonesia PDI Perjuangan

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/60925/Jangan-Mengklaim-Sebagai-Etnis-Paling-Asli-Indonesia/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIbu Kota Kok Kehabisan Blanko e-KTP
    Next Article Pakar Politik: Tak Ada Gerakan Kuat untuk Gagalkan Pelantikan Jokowi-Maruf
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Rekomendasi Mobil Keluarga Murah dan Irit Terbaik 2026
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.