Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Ini Deretan Juara IndoHCF Innovation Awards 2019
    News

    Ini Deretan Juara IndoHCF Innovation Awards 2019

    November 10, 2019No Comments5 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ini Deretan Juara IndoHCF Innovation Awards 2019

    IndoHCF Innovation Awards 2019

    Jakarta, Jurnas.com – Setelah melalui proses penjurian yang cukup ketat, Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF), program CSR dari PT IDS Medical Systems Indonesia, akhirnya menetapkan juara 1, 2, dan 3 IndoHCF Innovation Awards III 2019 dari empat kategori yang diperlombakan.

    Grand final IndoHCF Innovation Awards III-2019 dilaksanakan di ICE BSD Tangerang, pada Sabtu (9/11) bersamaan dengan perayaan Hari Kesehatan Nasional.

    Untuk Kategori Inovasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), penghargaan Platinum Award masing-masing ditempati oleh Pos PSC 119 SIMPATIK Kabupaten Bangka, Provinsi Kep. Bangka Belitung dan BESQUIT Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.

    Sedangkan Penghargaan Gold Award diperoleh SIGAP PSC 119 Bantul, Yogyakarta dan PSC 119 Kota Cirebon, Jawa Barat.

    Sedangkan untuk kategori Inovasi Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), pada sub kategori Program UKM, Penghargaan Platinum Award dimenangkan oleh Kader Kesehatan 211 Kabupaten Rejang Lebing, Provinsi Bengkulu, dan Gebrakan Pagi Berseri Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.

    Baca juga.. :

    • Ini Harapan Linda Gumelar Sambut Hari Kesehatan Nasional
    • Kalau Tak Berani Ngambil Resiko, DPR Sarankan Menkes Terawan Mundur
    • Teken Kenaikan BPJS Kesehatan, Jokowi Perburuk Ekonomi Masyarakat

    Sementara Penghargaan Gold Award dimenangkan oleh Kampung Cerdik Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Provinsi Sulawesi Selatan, serta Pepes Ikan Patin asal Kabupaten Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.

    Adapun pemenang pada kategori inovasi Alat Kesehatan yaitu terbaik pertama dimenangkan oleh Penggunaan Fiksasi Pelvis Modifikasi C-Clamp Sistem UI-CM dalam Meningkatkan Clinical Service dari Departemen Medik Orthopaedi dan Traumatologi RSCM-FKUI Kota Administrasi Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta.

    Dan terbaik kedua dan ketiga masing-masing dimenangkan oleh Gamma Allergen dan Gamma Chamber: sebagai solusi penyediaan alat diagnostik uji tempel di Indonesia dari Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada Kota Yogyakarta, Provinsi DI Yogyakarta dan Sardjito Vac (Vacuum Assisted Closure) dari RSUP Dr Sardjito Kota Yogyakarta, Provinsi DI Yogyakarta.

    Sementara itu, di kategori Inovasi ICT Kesehatan terbaik pertama, ditempati oleh e-Simpati (elektronik – Solusi Masalah Pelayan ABK Terintegrasi) dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jagakarsa, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta.

    Terbaik kedua, Pemanfaatan Aplikasi “Sayang Bunda” dalam Upaya Penurunan Kematian Ibu dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Dan terbaik ketiga, Sistim Informasi Manajemen Remunerasi Terintegrasi dari RSUD Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta.

    Selain empat kategori diatas, IndoHCF juga memberikan penghargaan bagi Juara Favorit yang dipilih netizen di platform Facebook dengan metode like terbanyak yang jatuh kepada POS PSC 119 Simpatik dari Kabupaten Bangka dengan total like sebanyak 1.564.
    Penghargaan lainnya, yakni kategori Inovasi ICT Kesehatan Sub Kategori Potential Newbie, yang mana terbaik pertama dimenangkan oleh Learning Platform For Healthcare (Avvecena) asal DKI Jakarta. Terbaik kedua yaitu KakiDiabet Indonesia asal Jawa Timur, dan terbaik ketiga yaitu Medical AI asal Jawa Tengah.

    Sedangkan dalam kategori Expo inovasi alat kesehatan, terbaik pertama diberikan kepada Gamma Allergen dan Gamma Chamber, sebagai solusi penyediaan alat diagnostik uji tempel di Indonesia dari Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada Kota Yogyakarta.

    Terbaik kedua dan ketiga, masing-masih ditempati oleh Sardjito Vac (Vacuum Assisted Closure) dari RSUP Dr Sardjito Kota Yogyakarta, Provinsi DI Yogyakarta dan Dispotube (Inovasi Tabung Kontainer Sampah Tajam Medis Ramah Lingkungan: Reduce, Reuse, & Lowcost).

    Adapun Kategori Expo inovasi ICT kesehatan, terbaik pertama diberikan kepada e-Simpati (elektronik – Solusi Masalah Pelayan ABK Terintegrasi) dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jagakarsa, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta.

    Terbaik kedua yakni Aplikasi HALLODHA dan GO-ARV Penanggulangan HIV/AIDS melalui Peningkatan Kepatuhan Minum Obat ARV di Puskesmas Kecamatan Kemayoran dari Kota Administrasi Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta.

    Dan terbaik ketiga, Pemanfaatan Aplikasi “Sayang Bunda” dalam Upaya Penurunan Kematian Ibu dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

    Ketua Umum IndoHCF,Supriyantoro mengatakan, era revolusi industri 4.0 melalui big data, artificial intelligence, ‘robotics’ dan internet of things memberikan tantangan nyata yang tidak mudah di sektor kesehatan sehingga butuh inovasi teknologi untuk menunjang kualitas pelayanan kesehatan.

    “Digitalisasi sudah masuk ke seluruh lini kehidupan masyarakat. Tentunya untuk sektor pelayanan kesehatan yang lebih baik kita perlu berbagai macam inovasi kesehatan dengan suntikan teknologi terbaik,” ungkap Supriyanto.

    Menurut dia, pesatnya perkembangan inovasi di bidang kesehatan akan mengurangi ketergantuan Indonesia terhadap produk kesehatan asal luar negeri, mulai dari peralatan di rumah sakit hingga obat-obatan yang dikonsumsi masyarakat.

    Dengan demikian layanan kesehatan masyarakat pun dapat diperoleh dengan mudah dan murah serta penanganan pasien lebih berkualitas.

    Supriyantoro menegaskan, IndoHCF berkomitmen penuh untuk terus mendorong inovasi layanan kesehatan. IndoHCF Innovation Awards sendiri, kata dia, diadakan sebagai bagian sumbangsih dari IndoHCF untuk ikut mendukung perkembangan dunia kesehatan di Indonesia, khususnya dalam pelaksanaan program pemerintah dan inovasi oleh anak bangsa.

    Adanya sejumlah inovasi yang muncul dapat mempermudah masyarakat mendapatkan informasi maupun akses layanan kesehatan dengan mudah dan cepat di seluruh pelosok negeri.

    Supriyanto juga berharap, keterlibatan HaloDoc dalam IndoHCF Innovation Awards kali ini dapat lebih mengembangkan dan memperbesar gaung hasil inovasi yang telah dilakukan.

    “Mudah-mudahan di tahun-tahun yang akan datang semakin banyak perusahaan atau intansi lain yang membantu pengembangan lebih lanjut dari sisi pendanaan sehingga inovasi ini semakin berkembang dan memberi manfaat besar bagi dunia kesehatan Indonesia,” imbuhnya.

    Sementara itu, CEO Aplikasi kesehatan online HaloDoc, Jonathan Sudharta mengatakan keterlibatan Halodoc pada event ini merupakan bentuk dukungan Halodoc untuk Indonesia yang lebih sehat melalui pemanfaatan teknologi.

    Sebagai mitra IndoHCF Innovation Award 2019, lanjut Jonathan, HaloDoc juga menggandeng beberapa investor untuk dipertemukan dengan peserta IndoHCF, khususnya untuk kategori Inovasi ICT Kesehatan, sub kategori Potential Newbie.

    Menurut Jonathan, apa yang dilakukan IndoHCF ini merupakan sebuah gagasan yang brilian karena berupaya mengkanalisasi para inovator dalam sebuah ajang bergengsi.

    “Secara pribadi saya sangat apresasi. Karena saya percaya semakin banyak anak bangsa yang memberikan sumbangsihnya melalui pemanfaatan teknologi terutama pada sektor kesehatan, yakin akan membawa Bangsa Indonesia menjadi semakin maju dan sehat karena akhirnya banyak masyarakat yang dimudahkan akses kesehatannya,” tandas dia.

    TAGS : IndoHCF Innovation Awards Kesehatan

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/62225/Ini-Deretan-Juara-IndoHCF-Innovation-Awards-2019/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePeringatan Runtuhnya Tembok Berlin, Presiden Jerman: Bukan Akhir Sejarah
    Next Article Jumlah Tewas Demo Irak Capai Ratusan Jiwa
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.