Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»DPR Anggap Penugasan Pemerintah Bebani BUMN
    News

    DPR Anggap Penugasan Pemerintah Bebani BUMN

    December 2, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    DPR Anggap Penugasan Pemerintah Bebani BUMN

    Rapat Kerja Kementerian BUMN dengan Komisi VI DPR RI

    Jakarta, Jurnas.com – Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron mengkritik penugasan pemerintah terhadap BUMN yang akhirnya membuat perusahaan pelat merah itu memikul beban berat.

    “Berbagai penugasan pemerintah, Konsekuensinya pemerintah harus menyiapkan terhadap berbagai resiko itu, ya kalau kemudian tarifnya dibatasi tetapi energi primernya naik terus (tentu akan sulit mendapatkan keuntungan),” kata Herman Khaeron kepada Menteri BUMN, Erick Thohir saat Rapat Kerja dengan Komisi VI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (02/12/2019).

    Dia mencontohkan, PT PLN (Persero) yang dianggapnya terbebani dengan menjual tarif listrik, di mana hingga 2019 diminta untuk tidak naik.

    “Bahkan mungkin PLN masih ingat saat menetapkan harga DMO (Harga patokan batubara domestik atau domestic market obligation) 70 U$ dollar permatrik ton untuk batubara itu saya yang mimpin loh bu. Itu yang menyelamatkan (keuangan) PLN. Jadi coba stop (menyalahkan) terhadap PMN. Tetapi Apa persoalannya. Kalau penugasan pemerintah membutuhkan tambahan 15 Triliun, ya itu yang disiapkan oleh negara sebagai subsidi bagi harga tempo dulu terhadap beban saat ini,” ujar dia.

    “PLN coba, mau dikasih 5 Triliun, 10 Triliun, Pasti (penugasan) jadi beban. Keuntungan pasti hanya diatas kertas saja uangnya gak ada itu,” sambungnya.

    Baca juga.. :

    • Demokrat Ingatkan Erick Thohir dan Anak Buahnya Agar Bijak Gunakan PMN
    • Ibas Ingin Erick Thohir Bisa Bawa BUMN Go Global
    • Soal Wacana Ganti Eselon III – IV dengan Robot, Ini Kata PKB

    Kemudian juga PT Pertamina (Persero) yang harus menanggung beban akibat penugasan menjual BBM premium di bawah harga ke-ekonomian, sehingga harus menanggung selisih harga.

    “Sama PT Pertamina, karena kebutuhan konsumsi pertamina besar sekali, oleh karena itu, ini yang menurut saya didudukan kembali dalam rangka menyehatkan bumn-bumn yang ada,” ujar dia.

    “Pertamina (laba) 56 Triliun, Native pak. Paling hanya 6 Triliun saja cash nya itu. Karna apa… tetapi beban-beban penugasan itu lah yang menjadi beban korporasi,” sambung dia.

    Kemudian juga BUMN disektor pangan, PT Bulog. Menurut Herman Khaeron, ketika program Beras untuk rakyat miskin (raskin) dihapus, tentunya akan berdampak pada kinerja dan keuangan PT Bulog.

    “Bagaimana bumn lainnya, seperti BUMN Pangan, Pangan kan dibutuhkan setiap hari, tetapi ironisnya seluruh bumn pangan itu rugi, baik yang di hulu maupun di hilir, terkahir bulog. Bulog itu sudah benar sebagai penyangga pangan, adanya raskin itu adalah sebagai outletnya stok pangan nasional,” katanya.

    Menurutnya, apabila program raskin bermasalah, seharusnya yang dibenahi adalah sistem pengelolaan dan penyalurannya, bukan menghapus program Raskin.

    “Raskinnya dicabut ya pasti rugi (Bulognya). Kalau gak ada raskin ya pasti rugi. Oh itu raskin menjadi persoalan, ya seharusnya dibetulin dong (jangan dihapus). Bukan kemudian Jangkar bumn ini dicabut kan begitu,” katanya.

    “Akhir tahun ini insha alloh (Bulog merugi) Rp 1.9 triliun, Nanti dibedah. Dulu mereka sehat (karena) mengelola raskin ini, Karena ini outlet,” ujarnya.

    Lantaran program raskin sudah dihapus, Bulog pun sudah tidak lagi menyalurkan berasnya. Akhirnya, beras yang ada di gudang Bulog pun menumpuk dan membusuk.

    “Belum lagi 20 ribu (20 ribu ton beras menumpuk di Gudang bulog). Ini harus dibuang karena sudah gak layak konsumsi. Karena apa ?, Satu sisi mendapatkan penugasan sebagai stok nasional pada sisi lain outletnya dihilangkan,” katanya.

    Untuk itu, dia meminta Menteri Erick Thohir untuk melakukan pembenahan dan strategi yang jitu di beberapa BUMN strategis guna mengatasi permasalahan tersebut. “Jangan menyalahkan direksi ini pak menteri. Tapi sistem ini yang harus dibenahi pak menteri,” ujar dia.

    TAGS : BUMN Erick Thohir Herman Khaeron DPR PLN

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/63275/DPR-Anggap-Penugasan-Pemerintah-Bebani-BUMN/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDemokrat Ingatkan Erick Thohir dan Anak Buahnya Agar Bijak Gunakan PMN
    Next Article China Larang Kapal Perang AS Sandar di Hong Kong
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.