Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Yaman: Kematian Jenderal Soleimani Jadi Energi Baru Lawan Agresi AS
    News

    Yaman: Kematian Jenderal Soleimani Jadi Energi Baru Lawan Agresi AS

    January 8, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Yaman: Kematian Jenderal Soleimani Jadi Energi Baru Lawan Agresi AS

    Para pelayat membawa poster Mayor Jenderal Qassem Soleimani, komandan Pasukan Quds dari Pasukan Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC), dan pemimpin Mobilisasi Populer Irak (PMU), Abu Mahdi al-Muhandis yang tewas dibunuh AS di Baghdad, Irak, 4 Januari 2020. (Foto: Reuters)

    Beirut, Jurnas.com – Anggota Dewan Politik Tertinggi Yaman, Mohammed al-Bukhaiti mengatakan, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump tidak menyadari, darah Letnan Jenderal Qassem Soleimani dan Pemimpin Mobilisasi Populer Irak (PMU), Abu Mahdi al-Muhandis justru semakin memperkuat poros perlawanan.

    “Front perlawanan akan bersatu dari Iran ke Palestina atas membunuh Jenderal Soleimani, Muhandis dan kawan-kawan mereka. Keputusan Trump yang kejam dan sembrono hanya meningkatkan ketabahan dan tekad poros perlawanan melawan semua bentuk agresi AS dan Pendudukan Zionis,” tegasnya.

    “Setiap pukulan yang diterima poros perlawanan sebenarnya membuatnya lebih kuat dan tidak melemahkannya sama sekali. Ketika rezim Zionis menyerang Lebanon (pada musim panas 2006), itu mengubah negara Arab yang lemah menjadi menjadi sangar,” sambungnya.

    Bukhaiti mengungkapkan, tujuan utama Washington dalam melakukan kejahatan membunuh Jenderal Soleimani dan Muhandis adalah untuk mengkonsolidasikan hegemoni atas Irak dengan meneror rakyat Irak.

    “Dengan demikian, respons yang sepadan dengan tingkat kejahatan ini akan menggagalkan tujuan AS dan membuat Washington menyesali tindakannya. Jawaban seperti itu membutuhkan aksi politik, rakyat dan militer yang sadar dan harmonis,” ujar Bukhaiti.

    Baca juga.. :

    • Iran akan Tanggapi Secara Proporsional Pembunuhan Jenderal Soleimani
    • Dibanjiri Pelayat, Pemakaman Jenderal Soleimani Diundur
    • Jenderal Soleimani Dibunuh, Mahathir: Saatnya Negara Muslim Bersatu

    Bukhaiti melanjutkan, AS tidak menuai manfaat dengan membunuh Sekretaris Jenderal gerakan perlawanan Hizbullah Libanon, Sayyed Abbas al Moussawi, Sekretaris Jenderal gerakan Jihad Islam Palestina Fathi Shaqaqi, pendiri dan pemimpin spiritual Hamas Palestina gerakan Sheikh Ahmed Yassin, dan pemimpin politik Yaman Hussein Badreddin al-Houthi.

    “Kita harus bekerja untuk mencapai tujuan kita menggagalkan skenario AS di kawasan (Timur Tengah). Retribusi yang adil harus dikenakan pada semua penyerang sebagai hasilnya,” tegas Bukhaiti.

    Sebelumnya, Senin (6/1), Menteri Informasi Yaman, Dhaifallah al-Shami mengecam pembunuhan Jenderal Soleimani, memuji komandan top Iran sebagai tokoh kunci dalam perang melawan terorisme global.

    Shami mengatakan Jenderal Soleimani dan komandan Mobilisasi Populer (PMU) Irak kedua, Abu Mahdi al-Muhandis, yang terbunuh bersama jenderal lainnya dalam serangan udara AS di Irak, mewakili seluruh dunia Muslim dan semua Muslim merasa kehilangan.

    “Jenderal oleimani memainkan peran besar dalam perang melawan terorisme global. Darah yang ditumpahkan di Yaman adalah bagian dari darah yang ditumpahkan di Palestina, Irak, Suriah dan Iran,” ujarnya.

    “Orang Yaman menganggap kejahatan AS yang membunuh Jenderal Soleimani dan Muhandis adalah kejahatan terhadap diri mereka sendiri. Darah mereka bersama darah Saleh Ali al-Samad (kepala Dewan Politik Tertinggi Yaman) akan menghasilkan ribuan komandan,” kata Shami.

    TAGS : Agresi Amerika Serikat Donald Trump Mohammed al-Bukhaiti Qassem Soleimani

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/65254/Yaman-Kematian-Jenderal-Soleimani-Jadi-Energi-Baru-Lawan-Agresi-AS/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIran akan Tanggapi Secara Proporsional Pembunuhan Jenderal Soleimani
    Next Article Dihukum Seumur Hidup, Predator Seks Asal Indonesia Ternyata Gagahi 190 Orang
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Membuat Video Animasi dengan ChatGPT Agar Hasilnya Keren
    • Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.