Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Menhub Bilang Runway 3 Bikin Efisien Proses Take Off Pesawat
    News

    Menhub Bilang Runway 3 Bikin Efisien Proses Take Off Pesawat

    January 26, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Menhub Bilang Runway 3 Bikin Efisien Proses Take Off Pesawat

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (bertopi) saat berkunjung ke Bandara Soekarno-Hatta

    Jakarta, Jurnas.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau operasional Runway Ketiga dan East Connection Taxiway di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu 25 Januari 2020.

    Menhub tiba sekitar pukul 15.00 WIB dan memantau dua fasilitas baru di sisi udara (air side) tersebut dari menara Air Traffic Controller (ATC) Soekarno-Hatta.

    Kemudian Menhub menuju gedung Airport Operation Control Center (AOCC) untuk memantau keseluruhan pergerakan pesawat di Runway Pertama, Runway Kedua, Runway Ketiga, East Connection Taxiway (ECT) dan West Connection Taxiway (WCT).

    Setelah memantau langsung dua fasilitas tersebut, serta melihat data-data faktual, Menhub mengatakan Runway Ketiga dan ECT sangat optimal dalam mendukung efisiensi dan kelancaran lalu lintas penerbangan di Soekarno-Hatta.

    Terkait efisiensi, Menhub menuturkan terjadi penghematan waktu hingga 30% ketika pesawat berjalan dari contact stand di terminal penumpang hingga take off.

    Baca juga.. :

    • Hadang Virus Corona Tembus Indonesia, Seluruh Bandara AP II Siaga
    • Angkasa Pura II Waspadai Penyebaran Virus Korona China
    • Antisipasi Virus Corona, Ini yang Dilakukan Angkasa Pura II

    “Ada 30% [efisiensi waktu] ketika pesawat taxi dari contact stand sampai take off. Biasanya butuh waktu 25-30 menit, sekarang 8 menit. Bahkan saya cek di lapangan tadi tidak ada pesawat yang holding [menunggu antrian],” ujar Menhub.

    Lebih lanjut, Menhub menjelaskan aspek keselamatan penerbangan jelas meningkat dengan adanya Runway Ketiga seiring dengan adanya ruang untuk menetapkan take off hanya di satu runway dan landing juga ada di satu runway.

    “Satu runway untuk take off dan satu runway untuk landing, jelas itu membuat aspek keselamatan penerbangan di Soekarno-Hatta meningkat,” ungkap Menhub.

    PT Angkasa Pura II selaku pengelola Soekarno-Hatta dan AirNav Indonesia sebagai penyedia jasa pemandu navigasi penerbangan juga sepakat bahwa keberadaan Runway Ketiga dan ECT sangat optimal mendukung operasional penerbangan.

    President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan keberadaan Runway Ketiga dan ECT mendorong tingkat ketepatan waktu (on time performance/OTP) maskapai.

    “Runway Ketiga dan ECT dioperasikan penuh pada 20 Desember 2019 atau hari pertama Periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2019-2020. Sepanjang periode tersebut, OTP maskapai mencapai 83% di mana angka ini jauh meningkat signifikan dibandingkan dengan Nataru 2018-2019 yang hanya 79% ketika belum ada Runway Ketiga dan ECT,” jelas Muhammad Awaluddin.

    Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto menuturkan hal yang sama terkait dengan kelancaran lalu lintas penerbangan di mana antrian pesawat berkurang secara signifikan menjadi hanya 3 pesawat saja dibandingkan dulu bisa mencapai hingga 10 pesawat.

    “Selama hampir 2 bulan Runway Ketiga dan ECT beroperasi, maksimal antrian hanya 3 pesawat. Dulu bisa sampai 7 bahkan sampai 10 pesawat. Prinsip pengoperasian Runway Ketiga ini adalah mengutamakan kesealamatan dan peningkatan kapasitas secara gradual,” ujar Novie Riyanto.

    Sementara itu, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B. Pramesti juga pernah menyampaikan bahwa Runway Ketiga dioperasikan sesuai standar keselamatan dan keamanan penerbangan.

    “Sejak awal, Runway 3 dibangun dengan konsep dependen runway, dengan memenuhi aspek keselamatan yang diperlukan sesuai dengan ICAO compliances, dengan strategi penanganan sistem lalu lintas udara secara segregated,” ujar Dirjen Perhubungan Udara.

    Dengan dipenuhinya aspek keselamatan dan keamanan penerbangan, serta mendorong efisiensi dan kelancaran lalu lintas penerbangan, maka Runway Ketiga dan ECT dapat mendukung Soekarno-Hatta untuk nantinya melayani pergerakan penumpang hingga lebih dari 100 juta penumpang per tahun.

    TAGS : Runway 3 take off Menhub Bandara Soekarno-Hatta Angkasa Pura II

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/66392/Menhub-Bilang-Runway-3-Bikin-Efisien-Proses-Take-Off-Pesawat/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRatusan Ribu Warga India Demo di Hari Kemerdekaan
    Next Article Usai Pencak Silat Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya, Silat Betawi Bakal Lakukan Ini
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Rekomendasi Mobil Keluarga Murah dan Irit Terbaik 2026
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.