Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pengamat Minta Pilkada Desember 2020 Dipertimbangkan Kembali
    News

    Pengamat Minta Pilkada Desember 2020 Dipertimbangkan Kembali

    April 26, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pengamat Minta Pilkada Desember 2020 Dipertimbangkan Kembali

    Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin.

    JAKARTA, Jurnas.com – Kesepakatan antara DPR, Pemerintah, dan penyelenggara pemilu tentang pelaksanaan pemilihan kepala daerah pada (Pilkada) Desember 2020 hendaknya dipertimbangkan kembali.

    “Kita belum tahu kapan bisa melewati masa krisis dari Covid-19,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komaruddin di Jakarta Minggu (26/4/2020).

    Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia mengatakan, jika pilkada digelar pada Desember 2020 artinya tahapan yang terhenti sudah harus dimulai kembali pada Juni. Sementara saat ini kondisi pandemi masih menunjukkan tren kenaikan kasus positif.

    Memulai tahapan pilkada pada saat masa krisis bahkan ketika belum mencapai fase puncak pandemi Covid-19 akan sangat berisiko untuk keselamatan baik penyelenggara, peserta pilkada maupun masyarakat.

    Beberapa tahapan pilkada akan melibatkan interaksi tatap muka banyak orang. Semakin banyak interaksi sosial dalam tahapan pemilu tentunya akan meningkatkan risiko penularan.

    Baca juga.. :

    • Syahrul Yasin Limpo ke Depok Pastikan ATM Beras Berjalan
    • KJRI Marseille Pulangkan 225 ABK Indonesia di Kapal MCS Magnifica
    • Korban Konflik Suku di Adonara Dapat Bansos dari Pemkab Flotim

    Selain itu, memulai tahapan tergesa-gesa juga berpotensi akan membuat ketidaksiapan sistem dan metode penyelenggaraan yang tepat untuk dipakai pada masa pandemi.

    “Penting sekali mengkaji mekanisme, metode dan sistem seperti apa yang tepat kalau menyelenggarakan pemilu ketika pandemi, semuanya tentu harus diselaraskan dengan protokol kesehatan,” katanya.

    Ujang menyaranan sebaiknya pilkada pada pertengahan atau akhir 2021, sehingga penyelenggara bisa memikirkan metode terbaik dan pemerintah tidak terbebani anggarannya.

    TAGS : Pengamat pilkada Desember 2020 corona covid-19

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/71221/Pengamat-Minta-Pilkada-Desember-2020-Dipertimbangkan-Kembali/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAyatollah Khamenei Serukan Warga Iran Tak Gendar Hadapi AS
    Next Article Hingga April, Laporan Gratifikasi Mencapai 665 Senilai Rp11,9 miliar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Rekomendasi Mobil Keluarga Murah dan Irit Terbaik 2026
    • Daftar Pinjaman Online Legal OJK 2026 Lengkap dan Terbaru
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.