Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Kiat untuk Orang Tua Dampingi Buah Hati saat Bermain Gadget
    Lifestyle

    Kiat untuk Orang Tua Dampingi Buah Hati saat Bermain Gadget

    August 25, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kiat untuk Orang Tua Dampingi Buah Hati saat Bermain Gadget 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Tak bisa dimungkiri, kehidupan anak zaman sekarang begitu akrab dengan teknologi digital. Meski begitu, peran orang tua sebagai pengawas juga penting untuk mengarahkan dan membatasi anak-anak dalam penggunaan gadget.

    Dalam laman Medical News Today disebutkan peneliti dari University of California, Davis, merekomendasikan agar orang tua menunda mengenalkan anak prasekolah mereka ke layar ponsel, seperti smartphone dan tablet. Sebagai orang dewasa, kita terus-menerus beralih antara bekerja di komputer, memeriksa ponsel, menonton TV di malam hari terkadang bahkan bermain dengan anak menggunakan tablet.

    Anak-anak mulai memahami perilaku ini, dengan waktu penggunaan gadget di antara anak-anak meningkat. Data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menunjukkan bahwa anak-anak berusia 8-10 tahun rata-rata menghabiskan 6 jam per hari di depan layar. Pada usia 11-14, ini meningkat menjadi hampir 9 jam sehari. Sebuah studi baru dari University of California, Davis (UC Davis) menunjukkan bahwa layar mungkin memiliki efek kritis pada perkembangan anak ketika mereka mulai menggunakannya pada usia dini. Para peneliti telah mempublikasikan temuan mereka di JAMA Pediatrics.

    Analis sosial-cum-demograf asal Australia, Mark McCrindle dalam sebuah penelitiannya menemukan fakta bahwa anak-anak yang lahir di atas tahun 2010, atau yang dinamainya dengan Generasi Alpha, merupakan generasi yang paling melek dan tidak bisa dipisahkan dengan teknologi. Lebih jauh McCrindle mengatakan, berkat penguasaannya akan teknologi itu jugalah, Generasi Alpha nantinya diperkirakan akan menjadi generasi yang paling maju, sejahtera, dan terdidik. Mengetahui hasil penelitian itu, bisa dipastikan tak sedikit orang tua yang mengalami dilema.

    Pasalnya, untuk memiliki daya saing di masa depan, maka pengenalan digital teknologi pada Generasi Alpha mau tidak mau harus dilakukan sejak dini. Namun, di sisi lain orang tua juga menyadari, ada banyak dampak negatif yang mungkin bisa didapatkan anak bila dikenalkan dengan teknologi digital, apalagi jika tanpa pengawasan. Di antaranya bisa membuat anak kecanduan gadget hingga menjadikannya tumbuh menjadi pribadi yang antisosial.

    “Kami sungguh memahami dan peduli akan kekhawatiran serta dilema yang dihadapi orang tua sehubungan dengan pengenalan teknologi, khususnya penggunaan gadget pada anak. Maka kini teknologi semakin canggih, orang tua bisa memfasilitasi anak menghadapi dunia digital sembari terus mendampingi dan mengawasi tanpa membuat anak tertekan,” kata Project Manager Geniora Phone Peybel SN, kepada wartawan baru-baru ini secara daring.

    Dengan kata lain, kini tak perlu ada lagi ‘drama’ penyitaan smartphone jika anak susah membagi waktu saat bermain

    gadget. Sebab, orang tua bisa mengatur sepenuhnya lewat smartphone jenis apapun yang dimilikinya.

    “Sehingga orang tua dapat mengawasi, membatasi, dan menginterupsi penggunaan gadget pada anak,” tambah Peybel.

    Atau bisa mengawasi saat anak terlalu lama bermain smartphone, hingga lupa waktu belajar, berdoa, tidur, dan lainnya. Dengan teknologi pula, orang tua dapat mengingatkan anak akan kewajibannya.

    “Apalagi saat ini masa pandemi, orang tua ikut membimbing anak belajar dari rumah,” kata Peybel. (*)

    Editor : Dinarsa Kurniawan

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMenkeu Perkirakan Kontraksi Ekonomi Kuartal-III Paling Dalam 2 Persen
    Next Article Pascabanyak Keluhan Retribusi dan Disebut “Buta Bongol,” Bupati Bangli akan Lakukan Ini
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan (Ilustrasi/AI)

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama

    June 15, 2026
    Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya (Ilustrasi/AI)

    Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya

    June 11, 2026
    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru (Ilustrasi)

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?

    June 3, 2026
    Cuti bersama Idul Adha 2026 berapa hari (ILustrasi/AI)

    Cuti Bersama Idul Adha 2026 Berapa Hari, Ada Potensi Long Weekend?

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.