Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Awas, Ancaman Depresi Menghantui di Masa Pandemi
    Lifestyle

    Awas, Ancaman Depresi Menghantui di Masa Pandemi

    August 29, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Awas, Ancaman Depresi Menghantui di Masa Pandemi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    indopos.co.id – Pandemi COVID-19 tak kunjung beres. Penyebaran virus ini semakin besar. Di ibu kota, Kamis (27/8/2020), jumlah positif COVID-19 bertambah 820 orang. Penambahan dengan jumlah besar ini berpetapatan dengan hari terakhir Perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

    Beragam upaya dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk menekan penyebaran virus tersebut. Hanya saja, kepedulian masyarakat akan virus sepertinya semakin menurun.

    Depresi dan tekanan kondisi ekonomi menjadi pemicu masyarakat enggan untuk mengikuti aturan.

    Apalagi kondisi ekonomi semakin sulit. ”Survei di Indonesia mendapati bahwa proporsi orang dengan gejala depresi pada masa pandemi COVID-19 mencapai 35 persen,” ujar dr. Gina Anindyajati, SpK Tim Sinergi Mahadata Tanggap COVID-19 UI kepada INDOPOS, Kamis (27/8/2020).

    Gina mengemukakan, angka depresi ini lebih tinggi 5-6 kali dibandingkan dengan angka kejadian depresi di masyarakat umum (Riset Kesehatan Dasar tahun 2018) dan lebih besar 2-3 kali dibandingkan dengan angka kejadian depresi pada kejadian bencana non-pandemi lainnya. ”Sejauh ini pandemic covid-19  berdampak pada kesehatan fisik dan mental, sekarang maupun di masa yang akan datang,” ungkap dia.

    Dirinya cersama sejumlah akademisi Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam Tim Sinergi Mahadata Tanggap COVID-19 UI di bawah koordinasi Direktorat Inovasi dan Science Techno Park (DISTP) UI dan Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI) Fakultas Kedokteran UI. ”Kondisi ini tidak hanya sekarang tetapi juga kedepannya akan sama,” kata dia.

    Sementara itu, Dr. dr Hervita Diatri, SpKJ(K), Spesialis Kedokteran Jiwa atau Psikiatri menambahkan, setidaknya ada beberapa masalah kesehatan mental yang berhasil diidentifikasi di tengah kondisi pandemi COVID-19.

    Masalah tersebut merupakan masalah baru maupun lanjutan masalah yang semakin berat.

    ”Pertama, tingginya proporsi depresi, kecemasan, dan distres di masyarakat, termasuk pada kelompok petugas di layanan kesehatan. Kedua, banyaknya orang dalam usia produktif yang mengalami masalah kesehatan mental di masa pandemi COVID-19 ditambah dengan kelompok rentan lainnya (perempuan, anak dan remaja, serta orang lanjut usia),” katanya.

    Selanjutnya, semakin terbatasnya jangkauan pelayanan kesehatan mental di masyarakat. ”Terputusnya layanan kesehatan bagi orang dengan gangguan jiwa juga meningkatkan risiko kekambuhan,” kata dia.

    Secara tidak langsung, kondisi depresi berlebihan di era new normal akan mempengaruhi produktivitas seseorang. “Derajat kesehatan mental adalah kunci produktivitas masyarakat dalam kehidupan pribadi maupun sosialnya. Mereka yang terpapar infeksi COVID-19 dan keluarganya, petugas kesehatan, dan masyarakat umum dapat mengalami masalah kesehatan jiwa yang berujung pada rendahnya kinerja dan produktivitas,” tukas Hervita. (ash)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePecah Rekor Lagi!! Tambahan Kasus COVID-19 Nasional Lebih Banyak dari Sehari Sebelumnya
    Next Article Jaga Kepercayaan Pelanggan dengan Produk Bergizi dan Layanan Terbaik
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan (Ilustrasi/AI)

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama

    June 15, 2026
    Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya (Ilustrasi/AI)

    Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya

    June 11, 2026
    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru (Ilustrasi)

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?

    June 3, 2026
    Cuti bersama Idul Adha 2026 berapa hari (ILustrasi/AI)

    Cuti Bersama Idul Adha 2026 Berapa Hari, Ada Potensi Long Weekend?

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.