Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Bersahabat dengan Matematika, Butuh Peraga Konkret agar Mudah Paham
    Lifestyle

    Bersahabat dengan Matematika, Butuh Peraga Konkret agar Mudah Paham

    September 27, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Bersahabat dengan Matematika, Butuh Peraga Konkret agar Mudah Paham 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Belajar dari rumah alias study from home punya banyak cerita. Tak sedikit orang tua yang mengeluh karena si kecil sulit diajari. Apalagi menyangkut matematika.

    —

    Orang tua menjadi wakil guru di rumah selama masa pembelajaran daring akibat pandemi ini. Sstt.., ada yang bilang, lebih sulit mengajari anak sendiri daripada anak orang lain. Pembelajaran sering buntu. ”Anak sulit memahami rumus atau soal, sementara orang tua merasa penjelasannya sudah jelas,” kata Ahmad Muhibbullah, guru matematika kelas IV Sekolah Alam Insan Mulia (SAIM) Surabaya. Alhasil, matematika jadi momok bukan hanya untuk anak, melainkan juga ortu.

    Muhib, sapaan akrabnya, menyatakan, yang jadi masalah biasanya bukan pemahaman anak, melainkan gaya ortu dalam menjelaskan materi. Banyak ayah dan ibu yang mengikuti pola pengajaran klasik. ”Cara berpikir anak SD masih konkret. Mereka butuh contoh yang bisa dilihat langsung,” lanjutnya. Dia menyarankan, orang tua menyediakan peraga dari benda yang ada di rumah.

    Misalnya, ketika menjelaskan tentang pecahan. Menurut dia, anak tidak akan paham jika langsung dihadapkan dengan simbol. ”Misal, untuk pecahan 1/2, ayah bisa mencontohkan satu donat yang dibagi dua,” kata Muhib. Penjumlahan bisa diselesaikan dengan sempoa. Untuk perkalian, anak bisa diajak bermain melompat di lantai. Tiap satu ubin mewakili kelipatan satu dan seterusnya.

    Alumnus Universitas Negeri Surabaya itu menyatakan, cara tersebut relatif ampuh membuat anak tertarik belajar. Konsep pun mudah masuk. ”Setelah itu, barulah anak diajak menyelesaikan soal. Orang tua bisa sekaligus mengecek pemahaman anak,” lanjut Muhib. Jika pemahaman anak kuat, soal pun mudah ”dilibas”.

    Salah satu tantangan belajar dari rumah adalah ”beda jalur”. Jawaban sama-sama benar, tetapi langkah penyelesaian orang tua dan anak berbeda. ”Sebenarnya, nggak masalah karena di matematika, soal bisa dipecahkan di beberapa cara. Tinggal pilih yang gampang menurut yang mengerjakan soal,” kata Muhib. Untuk mengantisipasi hal itu, guru umumnya sudah menyiapkan sumber belajar dan kunci jawaban yang ”luas”.

    Dia menilai, kunci utama berada pada orang tua. Meski tak semahir guru, ayah dan ibu harus percaya diri saat mengajar. ”Kalau perlu, orang tua belajar materi yang akan dipelajari anak semalam sebelumnya,” ucapnya. Jika masih ”buntu”, orang tua bisa berkonsultasi pada guru. Atau, mengakses video materi pelajaran di YouTube atau laman belajar lainnya. Dengan demikian, ayah dan ibu sudah punya gambaran solusi ketika anak mengalami kesulitan.

    ”Pecahkan soal bersama, jangan gampang nyerah atau mengeluh nggak bisa,” kata Muhib. Sebab, hal itu bisa menurunkan value orang tua di mata si kecil.

    Bersahabat dengan Matematika, Butuh Peraga Konkret agar Mudah Paham 2

    Saksikan video menarik berikut ini:


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleProgram RISE 2.0 Dilanjutkan Secara Daring – KRJOGJA
    Next Article Gus Jazil Sebut Empat Pilar Bukan Soal Paham tapi Praktik Sehari-hari
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan (Ilustrasi/AI)

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama

    June 15, 2026
    Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya (Ilustrasi/AI)

    Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya

    June 11, 2026
    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru (Ilustrasi)

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?

    June 3, 2026
    Cuti bersama Idul Adha 2026 berapa hari (ILustrasi/AI)

    Cuti Bersama Idul Adha 2026 Berapa Hari, Ada Potensi Long Weekend?

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.