Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Mengenal Satuan Angkutan Air, Prajurit Laut Milik TNI AD
    News

    Mengenal Satuan Angkutan Air, Prajurit Laut Milik TNI AD

    September 29, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Mengenal Satuan Angkutan Air, Prajurit Laut Milik TNI AD 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – TNI Angkatan Laut (AL) banyak melahirkan pasukan air yang tangguh. Misalnya, Komando Pasukan Katak (Kopaska), Detasemen Jala Mangkara, Korps Marinir, dan lain sebagainya. Sehingga sudah tidak aneh lagi jika laut Indonesia adalah kekuasaan operasi mereka.

    Namun, tidak banyak yang tahu jika TNI Angkatan (AD) pun memiliki prajurit air. Namanya, Satuang Angkutan Air (Sat Ang Air) di bawah Pusat Pembekalan Angkutan Angkatan Darat (Pusbengkangad). Satuan ini jarang sekali bahkan hampir tidak pernah terdengar eksis di telinga masyarakat. Namun, siapa sangka mereka ternyata salah satu komponen penting dalam operasional tugas TNI AD.

    Sat Ang Air bermarkas di Jalan Pulau Payung Nomor 2b Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Satuan ini dipimpin oleh perwira berpangkat Kolonel. Satuan ini ternyata belum lama diresmikan. Sebelumnya mereka hanya berstatus Batalyon dengan pimpinan berpangkat Letnan Kolonel.

    “Ini adalah reorganisasi baru, karena kita lihat tadi dengan kita melihat orientasi alutsista yang dimiliki oleh Satuan Angkutan Air ini kita melihat begitu besar, sehingga dipimpin oleh seorang Kolonel,” kata Kadispenad Brigjen TNI Nefra Firdaus di Markas Sat Ang Air, Selasa (29/9).

    Kolonel Winarno adalah komandan Sat Ang Air saat ini. Menurutnya, satuannya bertugas untuk mengangkut prajurit maupun logistik TNI AD, ke seluruh penjuru Indonesia.

    “Tugas pokok satuan ini adalah mendukung TNI AD dalam rangka pemindahan pasukan kemudian materil di seluruh NKRI, khususnya di daerah terpencil yang tidak bisa dilayani oleh kapal-kapal umum,” kata Winarno.

    Sat Ang Air saat ini memiliki tiga rute besar pelayaran. Yakni jalur barat dari Jakarta ke Aceh, jalur tengah sampai ke Bitung dan jalur timur sampai ke Merauke.

    Pasukan Sat Ang Air dilatih keterampilan di air. Seperti melakukan penyelaman, mengoperasikan Kapal Motor Cepat (KMC), melakukan penyelamatan orang di air, hingga mengoperasikan kapal besar pengakut prajurit dan logistik.

    Belum lama ini, Sat Ang Air baru saja memiliki 2 kapal baru yang diberi nama ADRI 51 (LI) dan 52 (LII). Satu kapal mampu mengangkut 8 tank Leopard dan 1 Batalyon prajurit untuk dibawa ke penjuru tanah air. Keberadaan 2 kapal baru ini menjadi jawaban kebingungan TNI AD ketika hendak membawa alutsistanya ke lokasi operasi.

    Secara keseluruhan, Sat Ang Air memiliki 14 armada kapal dengan bobot mati bervariasi. Mulai dari 150-1.500 DWT. Armada tersebut belum termasuk KMC, Landing Craft Rubber (LCR), jet ski dan kompi pendaratan taktis lainnya.

    Menurut Winarno, Sat Ang Air belum sempurna. Perlu dilakukan penambahan armada seperti pengadaan kapal dengan bobot mati 2.000-3.500 DWT yang belum dimiliki. “Seperti kapal-kapal angkatan laut, sehingga apabila tidak bisa mendarat di daerah sulit, mendarat menggunakan LCVP,” ucapnya.

    Kendati semikian, Sat Ang Air ini dipastikan bukan saingan dari prajurit TNI AL. Sebab, keduanya memiliki tugas berbeda. Sat Ang Air bukan satuan serbu untuk sebuah peperangan. Sat Ang Air tergolong sebagai alat bertahan dan pemasok logistik maupun prajurit ke sebuah area operasi. Kapal-kapal miliknya pun tidak dilengkapi dengan senapan serbu. Hanya Senapan Mesin Ringan (SMR) dan senjata personal untuk setiap prajurit di dalam kapal.

    Berdasarkan catatan TNI AD, Sat Ang Air sudah menbantu mensukseskan misi-misi besar. Seperti Operasi Di/Tii di Aceh, Sulawesi Selatan dan Jawa Barat; Operasi Trikora; Operasi Dwikora; Operasi Penumpasan G.30S/PKI; Operasi Pemulihan keamanan Maluku; Operasi Kemanusiaan gempa dan tsunami Aceh; dan masih banyak lainnya.

    Saksikan video menarik berikut ini:

     

    Editor : Kuswandi

    Reporter : Sabik Aji Taufan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleCinta Kaum Dhuafa, Jana Sandra Ingin Menginspirasi Kaum Hawa
    Next Article Amnesty Sesalkan Polri Bubarkan Demo dengan Senjata Api dan Helikopter
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.