Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Alasan Hyundai boyong IONIQ dan Kona Electric ke Indonesia
    Automotive

    Alasan Hyundai boyong IONIQ dan Kona Electric ke Indonesia

    November 6, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Alasan Hyundai boyong IONIQ dan Kona Electric ke Indonesia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), agen pemegang merek mobil (APM) Hyundai di Indonesia mengungkapkan alasan mengapa perusahaan memboyong dua mobil listriknya, IONIQ dan Kona Electric ke Tanah Air pada kuartal keempat tahun 2020.

    “Kalau kita lihat kondisi sekarang, walaupun pandemi, itu tidak melunturkan semangat kita untuk meningkatkan ekonomi Indonesia,” Managing Director Hyundai Motors Indonesia, Makmur, melalui konferensi pers daring, Jumat.

    “Terlebih, pemerintah sudah support elektrifikasi, sehingga kami rasa tidak perlu menunggu lagi di tahun depan. Kita sudah siap dan kita support secepatnya,” ujarnya menambahkan.

    Dukungan pemerintah sendiri tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

    Menurut Makmur, hal ini semakin mematangkan terbentuknya ekosistem mobil listrik di Indonesia, serta akan berdampak positif terhadap pertumbuhan sektor industri lain seperti kelistrikan, stasiun pengisian daya, baterai, suku cadang mobil listrik, dan lain-lain.

    “Hyundai hadir dan berkomitmen untuk memberikan kontribusi yang nyata terhadap perkembangan tersebut,” kata Makmur.

    Di Indonesia, mobil listrik murni memperoleh sejumlah fasilitas dari pemerintah, yaitu pajak kepemilikan kendaraan yang lebih rendah pada pembelian awal, bebas uang muka (DP 0 persen), tarif pajak kendaraan tahunan yang lebih rendah, serta insentif non fiskal seperti bebas dari pembatasan area lalu lintas ganjil genap.

    Pemerintah juga menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di Jakarta hingga Surabaya serta Bali dan Makassar.

    Selain infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah, Makmur mengatakan pihaknya pun turut aktif menyediakan stasiun pengisian kendaraan listrik.

    Fasilitas ini tersebar di semua diler resmi Hyundai dan juga bekerjasama dengan mitra-mitra bisnis lainnya di beberapa titik, termasuk stasiun pengisian daya cepat (fast charging) di sejumlah rest area yang berada di jalur tol Surabaya menuju Jakarta.

    Lebih lanjut, ketika disinggung mengenai apakah Hyundai akan membawa mobil-mobil listrik lainnya dengan kapasitas baterai yang lebih besar, seperti Kona Electric 64kwh, Makmur menyebutkan pihaknya akan melakukan survei dan analisa pasar di Indonesia terlebih dahulu.

    “Untuk (Kona) 64kwh, kita perlu lakukan survei dan analisa pasar terlebih dahulu, misalnya habit pengemudi di Indonesia itu seberapa jauh, karena semakin besar kapasitas baterai, maka bobot semakin besar dan harga juga semakin tinggi, dan tentu semakin lama untuk charging,” jelasnya.

    “Tapi kalau misalnya melihat dari survei (Kona 64kwh) dibutuhkan, bisa kita pertimbangkan untuk diboyong ke Indonesia,” pungkas Makmur.

    Baca juga: Hyundai IONIQ dan Kona Electric mengaspal di Indonesia, ini harganya

    Baca juga: Hyundai ungkap konsep kabin IONIQ bersama dengan LG

    Baca juga: Hyundai-BTS rilis “IONIQ: I’m On It”, tayang perdana 2 September

    Pewarta: A087
    Editor: Ida Nurcahyani
    Copyright © ANTARA 2020

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHyundai pastikan Kona Electric di Indonesia aman dari “recall”
    Next Article Gaya Hidup Normal Baru, Anggap Semua Orang Pembawa Virus
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.