Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Anggaran PEN Dipotong, Apindo: Bisa Ganggu Pemulihan Ekonomi
    Ekonomi

    Anggaran PEN Dipotong, Apindo: Bisa Ganggu Pemulihan Ekonomi

    November 26, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Anggaran PEN Dipotong, Apindo: Bisa Ganggu Pemulihan Ekonomi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai, pengurangan alokasi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akan berpengaruh pada proses pemulihan ekonomi, sehingga berjalan lebih lambat. Wakil Ketua Apindo Shinta Kamdani mengatakan, hingga saat ini Covid-19 masih menjadi faktor yang meningkatkan ketidakpastian ekonomi Indonesia.

    “Pemotongan stimulus PEN hampir 50 persen, ini akan mempengaruhi pemulihan ekonomi 2022,” ujarnya dalam acara sebuah diskusi, Kamis (26/11).

    Shinta memaparkan, kondisi industri tanah air saat ini sedang berada dalam tren pertumbuhan. Terlihat dari purchasing managers index (PMI) di level 47,8 pada Oktober 2020. Angka ini sedikit naik dari posisi September 2020 yang berada di level 47,2, meski masih di bawah rata-rata yang di level 50.

    Menurutnya, pengurangan anggaran PEN pada 2021 tidak perlu dilakukan, mengingat dalamnya kontraksi produksi dan lemahnya konfiden para pelaku usaha di tengah pandemi Covid-19. Sehingga, kinerja industri nasional diperkirakan masih tetap di bawah rata-rata atau under perform pada 2021.

    “Vaksin belum bisa meningkatkan confident pasar domestik dan global. Ini menjadi kekhawatiran,” katanya.

    Sebagai informasi, pemerintah mengalokasikan anggaran PEN sebesar Rp 695,2 triliun pada 2020. Sedangkan pada 2021, dianggarkan sebesar Rp 356,5 triliun atau lebih kecil. Anggaran tersebut akan disalurkan untuk 6 klaster diantaranya kesehatan, perlindungan sosial, insentif usaha, dukungan UKM, pembiayaan korporasi, dan pemulihan lewat sektoral kementerian lembaga.

    Secara rinci dana PEN 2021 sebesar Rp 365,5 triliun akan diarahkan untuk kesehatan sebesar Rp 25,4 triliun, perlindungan sosial Rp 110,20 triliun, dan insentif usaha Rp 20,40 triliun. Kemudian dukungan UMKM 28,80 triliun, pembiayaan korporasi Rp 14,90 triliun, pemulihan ekonomi lewat sektoral kementerian dan lembaga sebesar Rp 136,7 triliun.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBMW R 18 First Edition siap mengaspal di Indonesia
    Next Article Membedah tampilan hingga fitur-fitur baru di Lexus UX 300e
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.