Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»2021, Optimis dengan Sinergi dan Kolaborasi – KRJOGJA
    Ekonomi

    2021, Optimis dengan Sinergi dan Kolaborasi – KRJOGJA

    December 23, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    2021, Optimis dengan Sinergi dan Kolaborasi – KRJOGJA 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    YOGYA, KRJOGGJA.com – Materi yang disampaikan narasumber yang kompeten dalam FGD Seri ke-12, kerjasama KR dan Satgas Covid-19 sangat bermanfaat untuk pembuatan kebijakan pemerintah dengan dukungan kolaborasi dan sinergi masyarakat. Tahun 2021 disambut optimis dengan harapan kebijakan bisa berubah seiring melemahnya Covid-19 juga tersedianya vaksin.

    “Kami sependapat dengan narasumber kalau kran mobilitas harus tetap dibuka dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan ketat, Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) , mengingat kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir,” tutur Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY Ir Aris Riyanto MSi.

    Aris menegaskan di masa AKB, Disperidag DIY mendukung daya saing industri dengan meningkatkan nilai tambah dengan teknologi, “Perdagangan dengan meningkatkan ekspor. Yang menggembirakan perdagangan Luar Negeri DIY bisa melampaui 2019 yang total ekspornya USD 370 juta, dibanding per November 2020 yang sudah mencapai USD 375 juta,” jelasnya menyebut ada 377 eksportir dari DIY skala mikro/kecil, menengah dan besar. Hal ini menunjukka PDRB yang bagus dengan produksi barang dan jasa yang laku dijual bila daya beli ada. “Mampu melewati tahapan recovery dan memasuki tahap stabilisasi dengan pertumbuhan dan keberadaan vaksin,” ujarnya.

    Di masa pandemi keluhan mahalnya sewa kontainer oleh pelaku usaha ekspor mendapat perhatian dan dicari pemecahan sebagai tanggung jawab negara atau BUMN. “Eksportir biaya mahal kita cari solusi seperti disampaikan narasumber (Buntoro) dengan membentuk struktur yang kuat, karena pandemi ini menghantam sektor sekunder dan tersier, seperti pariwisata misalnya, ” ujarnya.

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSinergi Kunci Pulihkan Ekonomi DIY, Kemampuan Adaptasi-Inovasi Dikedepankan – KRJOGJA
    Next Article Ruang digital jadi “showroom” baru di tengah pandemi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.