Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Segini, Jumlah Gempa Susulan Dicatat BMKG hingga Hari Ini
    News

    Segini, Jumlah Gempa Susulan Dicatat BMKG hingga Hari Ini

    January 18, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Segini, Jumlah Gempa Susulan Dicatat BMKG hingga Hari Ini 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Segini, Jumlah Gempa Susulan Dicatat BMKG hingga Hari Ini 2
    Petugas mengevakuasi korban yang terjepit bangunan di rumah sakit Mitra Manakarra yang runtuh akibat gempa bumi di Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/1). (BP/Antara)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Gempa bermagnitudo 6,2 yang menggucang Majene dan Mamuju di Sulawesi Barat, Jumat (15/1) ternyata diikuti sejumlah gempa susulan. Bahkan jumlahnya mencapai puluhan hingga Senin (18/1) sore.

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat 31 gempa di Sulawesi Barat (Sulbar) hingga Senin sore (18/1). Ini termasuk gempa berkekuatan magnitudo 5,9 dan 6,2 yang mengguncang Majene dan Mamuju pada Jumat (15/1).

    “Saya sampaikan bahwa sampai sore hari ini telah tercatat 31 kali gempa bumi, termasuk ini gempa bumi yang magnitudo 5,9 dan 6,2. Dan yang terakhir adalah 4,2 juga dirasakan di Mamuju sekitar jam siang tadi,” kata Kepala Pusat Seismologi Teknik BMKG Rahmat Triyono.

    Ia mengatakan BMKG terus memonitor gempabumi susulan yang masih terus terjadi di wilayah tersebut. Namun demikian, ia menyatakan bahwa tren gempa susulan yang terjadi saat ini sudah tidak signifikan dan sangat jarang sekali.

    Ia juga mengatakan bahwa gempa susulan yang terjadi di Sulbar berbeda dengan gempa susulan yang terjadi di Palu. Karena percepatan pergerakan sesar gempa di Palu dengan yang di Mamuju juga sangat berbeda.

    “Tingkat aktivitasnya juga sangat berbeda. Di Palu kurang lebih pergerakan sesarnya sekitar 35 milimeter (mm) per tahun. Sementara di sini mungkin sekitar 10-15 mm. Ini sangat jauh tingkat aktivitas pergeserannya dengan perbedaan yang ini. Tentunya dampak terkait dengan gempa-gempa susulan yang terjadi juga berbeda jauh,” katanya.

    Jika gempa susulan di Palu terjadi sampai ribuan kali dengan kekuatan rata-rata gempa susulan tersebut dapat dirasakan oleh warga, maka tidak demikian halnya dengan gempa susulan yang terjadi di Sulbar. Gempa susulan di Sulbar tercatat hanya sekitar 31 kali, dengan sebagian besar kekuatan gempa-gempa tersebut tidak dirasakan oleh warga.

    Namun demikian, meski gempa susulan yang masih terjadi tercatat sudah sangat jarang dan tidak signifikan, tetapi BMKG belum dapat menyimpulkan kapan gempa-gempa susulan itu akan berakhir.

    “Jadi kalau trennya masih tinggi, jumlah harinya akan semakin panjang. Itu artinya gempa susulannya akan panjang. Namun, ini kelihatan sekali dalam tabel kami ini. Pada tabel kami ini terlihat menurunnya sangat drastis, sehingga harapan kami ini tidak akan berlangsung lama,” kata Rahmat.

    Dalam beberapa hari ke depan, ia memperkirakan kemungkinan masih adanya gempa susulan di Sulbar. Namun demikian, ia berharap gempa-gempa susulan itu nantinya tidak signifikan, dan bahkan sampai tidak dirasakan oleh warga.

    “Kalaupun ada gempa susulan tapi dirasakan, ya, silakan. Karena memang ini bagian dari pelepasan energi. Bahwa setiap kali ada gempa-gempa besar yang merusak itu selalu akan diikuti oleh pelepasan energi dengan gempa-gempa susulan. Dan tentunya intensitas dan jumlahnya lama kelamaan akan menurun, dan pada akhirnya nanti akan berhenti dan Mamuju kembali normal,” katanya. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePemerintah Optimistis 2021 jadi Titik Balik Perekonomian
    Next Article "Cari Mobil" fasilitasi pencari mobkas
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?
    • ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.