Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»CEO Ford minta AS dukung produksi baterai EV
    Automotive

    CEO Ford minta AS dukung produksi baterai EV

    February 25, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    CEO Ford minta AS dukung produksi baterai EV 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Chief Executive Ford Motor Co meminta pemerintah Amerika Serikat untuk mendukung produksi baterai dan pengembangan infrastruktur pengisian daya.

    “Kami perlu membawa produksi baterai skala besar ke AS,” ungkap CEO Ford, Jim Farley pada konferensi pers, sembari menambahkan bahwa mereka berencana membahas masalah tersebut ke pemerintah AS.

    Dikutip dari Reuters, Kamis, Presiden Joe Biden telah bertemu dengan anggota parlemen untuk membahas bagaimana mengamankan pasokan baterai kendaraan listrik, semikonduktor yang digunakan dalam kendaraan.

    Baca juga: Ford Mustang Mach-E akan diproduksi di China

    Farley mengatakan bahwa dukungan kebijakan untuk peningkatan produksi baterai EV AS dan infrastruktur pengisian daya yang lebih baik untuk kendaraan komersial listrik akan membantu mendorong permintaan untuk kendaraan tersebut.

    “Kami tidak dapat melakukan apa yang kami lakukan sekarang dengan chip,” katanya, mengacu pada kekurangan semikonduktor impor yang menyebabkan penutupan sementara beberapa pabrik mobil di AS.

    Sebagian besar keuntungan Ford berasal dari penjualan pikap besar di Amerika Serikat. Perusahaan berencana akan meluncurkan versi listrik dari seri F terlarisnya akhir tahun ini, diikuti oleh versi listrik dari van Transit besarnya. Ford belum merinci rencana elektrifikasi untuk jajaran SUV-nya.

    “Ford juga akan bekerja dengan mitranya untuk mengembangkan arsitektur kendaraan listrik untuk kendaraan yang kurang menguntungkan di Eropa dan China,” kata Farley.

    Baca juga: Sukses di 2020, Ford geber kendaraan listrik di Eropa

    Baca juga: Ford “recall” 153.000 kendaraan karena masalah kantung udara

    Baca juga: Pemasok baterai SK Innovation akan dilarang di AS selama 10 tahun

    Pewarta: KR-CHA
    Editor: Alviansyah Pasaribu
    Copyright © ANTARA 2021

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBMW X3 xDrive30i M Sport meluncur dengan teknologi dan fitur baru
    Next Article BMW Indonesia fokuskan elektrifikasi di tahun 2021
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.