Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Merawat baterai EV tak sulit, Outlander PHEV bisa jadi genset
    Automotive

    Merawat baterai EV tak sulit, Outlander PHEV bisa jadi genset

    March 16, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Merawat baterai EV tak sulit, Outlander PHEV bisa jadi genset 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Calon konsumen mobil di Indonesia mungkin masih awam mengenai teknologi mobil listrik, terutama bagaimana cara merawat komponen baterai.

    Padahal, selain menawarkan efisiensi bahan bakar dan ramah lingkungan, mobil dengan baterai itu menawarkan fungsi lain untuk kebutuhan rumah tangga, misalnya Outlander PHEV yang bisa menjadi genset di kala darurat.

    Baca juga: 42 jam menggaet investasi mobil listrik di Jepang

    Boediarto, Head of After Sales Service Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), menyampaikan bahwa merawat baterai mobil listrik tidaklah sulit, asalkan pengguna berpedoman pada buku manual dan memahami cara kerja dan pengisian baterainya.

    “Pengguna dapat memaksimalkan metode pengisian daya normal atau fasilitas home charging dengan arus listrik rendah, dan minimalisir penggunaan metode quick charging dengan arus tinggi kecuali diperlukan,” kata Boediarto dalam siaran pers, dikutip Selasa.

    Ia menjelaskan, metode pengisian daya baterai kendaraan listrik yang tepat merupakan bagian dari upaya perawatan baterai.

    Mobil yang menggunakan baterai tipe Li-ion seperti Outlander PHEV sebaiknya hindari parkir di lokasi bertemperatur tinggi atau terkena sinar matahari langsung. Pengguna juga disarankan menjaga kapasitas baterai pada persentase sedang dan menghindari kondisi baterai kosong serta tak disarankan menyimpan baterai dalam kondisi penuh untuk waktu lama.

    “Jika konsumen hanya dapat menggunakan metode quick charging, kami merekomendasikan untuk tetap menggunakan metode pengisian daya normal setidaknya sekali dalam dua minggu,” kata Boediarto.

    Khusus untuk model Outlander PHEV, lanjut dia, Mitsubishi sudah membekali garansi 100.000km/3 tahun, merujuk pada ketentuan yang tertera di service manual book.

    Baca juga: Toyota X-Prologue meluncur 17 Maret

    Bisa menjadi genset

     

    Merawat baterai EV tak sulit, Outlander PHEV bisa jadi genset 2
    Outlander PHEV (ANTARA/HO)

    Pemilik Mitsubishi Outlander PHEV bisa memanfaatkan kendaraan mereka sebagai genset (generator set) listrik untuk momen darurat.

    Head of PC Technical Service and CS Support Section Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Irwansyah Siregar, menjelaskan bahwa Outlander PHEV bisa dijadikan sumber listrik melalui baterai saat kapasitasnya terisi penuh.

    Ia menjelaskan Outlander PHEV memiliki kapasitas baterai 13.800 watt atau 13,8Kwh, sehingga dalam kondisi penuh bisa dipergunakan untuk hal lain.

    Cara kerjanya, pemilik cukup mencari colokan listrik di bagian belakang mobil, kemudian menghidupkan kunci kontak, maka listrik akan mengalir ke perangkat yang dihubungkan.

    Ia mengatakan, jika kapasitas baterai menurun mendekati 20 persen, maka mesin bensin akan menyala untuk mengisi daya listrik pada baterai mobil.

    Outlander PHEV merupakan kendaraan dengan motor listrik sebagai penggerak utama yang dijalankan dari tenaga baterai. Untuk mengisi baterai, pengguna bisa melakukannya di rumah dengan beban 3.600 Watt.

    “Listrik awal memakai 3.600watt. Kalau sudah mulai charging akan turun konstan pada rata-rata 2.000 watt,” kata Boediarto.

    Boediarto menyarankan agar pengguna Outlander PHEV melakukan pengisian daya normal semalaman di rumah, untuk menjaga daya tahan baterai. Menurut dia, fitur pengisian cepat atau quick charging akan mempengaruhi usia baterai.

    Baca juga: Pemerintah butuh propaganda dongkrak target 400 ribu mobil listrik

    Baca juga: Pengamat: Ekosistem kendaraan listrik butuh konsistensi regulasi

    Baca juga: Semua mobil Volvo berpenggerak listrik pada 2030

    Pewarta: A069
    Editor: Ida Nurcahyani
    Copyright © ANTARA 2021

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIntip fitur unggulan New Pajero Sport
    Next Article Yamaha kenalkan warna baru XMAX 250
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.