Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Di Masa Pandemi, BUMDes di Tabanan Diminta Berinovasi
    Ekonomi

    Di Masa Pandemi, BUMDes di Tabanan Diminta Berinovasi

    March 22, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Di Masa Pandemi, BUMDes di Tabanan Diminta Berinovasi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Di Masa Pandemi, BUMDes di Tabanan Diminta Berinovasi 2
    Roemi Liestyowati. (BP/Dokumen)

    TABANAN, BALIPOST.com – Pandemi COVID-19 telah berdampak cukup besar terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat, tidak terkecuali terhadap ketahanan ekonomi. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Tabanan, Roemi Liestyowati mengatakan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) harus bisa memanfaatkan peluang dengan berbagai inovasi.

    Saat ini, jumlah Bumdes sebanyak 127 dari total 133 desa yang ada. “Kondisi mereka (BUMDes) secara umum masih berjalan, meski tidak maksimal. Dan tentunya untuk bisa bertahan harus inovatif dan beradaptasi melihat peluang usaha yang muncul saat pandemi agar kegiatan ekonomi di desa tetap bergairah,” terangnya, Senin (22/3).

    Namun di sisi lain, upaya DPMD melakukan pendampingan untuk perkembangan Bumdes selama ini boleh dikatakan kewalahan. Sebab SDM yang dimiliki terbatas, hanya ada tiga orang staf dan satu tenaga ahli perekonomian desa.

    “Dengan keterbatasan yang kami miliki, tetap turun memonitoring melihat potensi luar yang belum tergarap, tidak perlu surat menyurat resmi langsung kita datangi Perbekel. Dan kita tahu perkembangan, ada komunitas unggul tidak harus produk pertanian tapi bisa dalam bentuk kerajinan,” jelasnya.

    Yang jelas, ditegaskan Roemi, keberadaan BUMDes tidak boleh mematikan kios-kios kecil. Karena tujuannya menggerakkan perekonomian. Dalam artian BUMDes sebagai distributor di desa.

    Diakui Roemi dari hasil evaluasi selama ini dominan kesulitan yang dihadapi adalah profesionalisme manajer dan modal. “Sebenarnya kalau persoalan modal, selama manajer profesional tentu bisa pinjam modal, intinya profesionalisme dan ada niat,” tegasnya. (Puspawati/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJadi Sorotan, Sejumlah Kendaraan Dinas Pemkab Badung Terbengkalai dan Ditumbuhi Semak Belukar
    Next Article Penelitian Vaksin Nusantara Ditunda Sementara
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.