Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»PDIP "Pede" Usung Paslon Sendiri di Pilkada Jabar
    News

    PDIP "Pede" Usung Paslon Sendiri di Pilkada Jabar

    November 12, 2017No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    PDIP "Pede" Usung Paslon Sendiri di Pilkada Jabar 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    PDIP "Pede" Usung Paslon Sendiri di Pilkada Jabar

    Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto

    Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) percaya diri  mengusung paslon ‎di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat (Jabar) 2018‎ tanpa melakukan koalisi dengan partai manapun. Partai yang dikomandoi Megawati Soekarnoputri ini `pede` lantaran‎ memiliki suara yang cukup untuk menjadi “pemain tunggal”.

    “Jabar kan kita bisa maju sendiri. Bagi PDIP tentu saja kita dengan kekuatan bisa mengajukan calon,” ungkap Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, ‎di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11/2017).

    Namun, lanjut Hasto, pihaknya berharap jika kombinasi paslon berasal dari internal dan eksternal. Baik dari internal PDIP maupun eksternal partai, klaim Hasto, ‎ ada sejumlah nama yang intens berkomunikasi dengan partainya.

    Dari internal partai, Anggota DPR TB Hasanuddin, politikus PDIP Puti Guntur Soekarno. ‎Sedangkan dari eksternal partai, terdapat nama, Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, istri Gubernur Jawa Barat, Netty Heryawan, kemudian mantan Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan.

    Namun, Hasto belum mau mengerucutkan sosok kandidat yang akan didampuk untuk berlaga dalam kontestasi. Dari nama-nama itu, klaim Hasto, mereka meminta kesempatan untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat alias `cek ombak`. ‎Dari `cek ombak` itu nantinya akan dilihat sejauh mana tokoh itu mendapatkan perhatian di masyarakat.

    Hasto mengatakan, sosok yang akan dipilih adalah yang mampu membawa Kota Jabar menjadi lebih baik lagi.  Di antaranya, harus mampu membuat Jabar baik dalam tata ruang, merawat keindahan alamnya, mampu memanfaatkan hasil pangannya, transportasi publik dan kemajuan pariwisata. Terlebih, sambung Hasto, Jabar merupakan salah satu daerah yang terkenal dengan lumbung padi.

    Kemudian, Jabar merupakan wilayah yang kental dengan warisan budayanya. “Masing-masing sekarang terus meminta kesempatan untuk waktu sosialisasi terlebih dahulu sambil PDIP mempersiapkan masa depan Jabar,” ujar dia.

    “Kami siapkan sebaik-baiknya. Kami berikan waktu untuk mereka bergerak ke bawah dan kami akan lihat,” ditambahkan Hasto.

    Kendati dapat mengusung paslon sendiri, PDIP tetap membuka komunikasi politik dengan parpol lain. Termasuk dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

    ‎Menurut Hasto, komunikasi politik perlu  dirajut antara sesama partai politik. Meskipun, memiliki pandangan dan sikap yang berbeda.
     
    PPP dan PKB sendiri mendukung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebagai calon Gubernur Jabar. Partai Golkar belum lama ini juga mengeluarkan Surat Keputusan (SK) kepada Ridwan Kamil maju di Pilkada Jabar.

    “Kami juga membuka ruang komunikasi dengan beberapa partai termasuk dengan PKB, PPP sekali pun meskipun mereka juga menyatakan mendukung Pak Ridwan Kamil,” tutur Hasto.

    Dikatakan Hasto, politik adalah hal yang dinamis dan cair. Karena itu, ungkap Hasto, ‎segala kemungkinan memang masih terbuka lebar. Pun termasuk kemungkinan PDIP berkoalisi dengan PKS Jabar yang hingga kini belum memutuskan sikap maupun kandidat.‎‎

    “Ya dialog terus dilakukan dan kemudian meskipun PDIP bisa maju sendiri tapi proses dialog dan dinamika partai politik kan selalu ada,” tandas Hasto. ‎

    TAGS : Pilkada Jawa Barat PDIP Hasto Kristiyanto

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/24639/PDIP-Pede-Usung-Paslon-Sendiri-di-Pilkada-Jabar/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKunjungan Trump ke Asia Dianggap Seorang Perusak
    Next Article Presiden Lebanon Pertanyakan Status Saad Hariri di Riyadh
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya
    • Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?
    • Cara Beli Tiket BTS Jakarta 2026 Biar Nggak Gagal
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.