Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Tesla matikan kamera untuk pelanggan luar Amerika
    Automotive

    Tesla matikan kamera untuk pelanggan luar Amerika

    April 8, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Tesla matikan kamera untuk pelanggan luar Amerika 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat, Tesla terus diterpa berbagai masalah, kali ini hadir pada kamera yang ada di kendaraan Tesla yang diindikasikan dapat menjadi mata-mata.

    Kendati demikian, pembuat mobil itu membantah dengan menuliskan di halaman media sosial di China untuk berusaha meredakan masalah keamanan di pasar mobil terbesar di dunia dengan meyakinkan bahwa kamera yang ada di kendaraan Tesla tidak dapat aktif bagi mereka yang berada di luar Amerika Utara.

    “Bahkan di Amerika Serikat, pemilik mobil dapat dengan bebas memilih apakah akan mengaktifkan penggunaan (sistem kameranya). Tesla dilengkapi dengan sistem keamanan jaringan dengan tingkat keamanan terdepan di dunia untuk memastikan perlindungan privasi pengguna,” tulis pembuat mobil listrik di Weibo, yang dikutip dari Reuters, Kamis.

    Dalam hal ini, Tesla memang sedang menghadapi pengawasan di China, di mana militer pada Maret melarang mobil Tesla memasuki kompleksnya, dengan alasan kekhawatiran keamanan atas kamera di kendaraannya.

    Pada forum virtual di Beijing pada bulan Maret, yang diadakan tidak lama setelah laporan larangan itu muncul, pendiri Tesla Elon Musk menekankan motivasi bisnis perusahaan untuk melindungi privasi pengguna.

    “Ada dorongan yang sangat kuat bagi kami untuk sangat merahasiakan informasi apa pun,” kata Musk.

    “Jika Tesla terbukti menggunakan mobil untuk memata-matai di China atau di mana pun, kami siap akan ditutup,” tambah dia.

    China adalah medan pertempuran utama untuk kendaraan listrik. Pada tahun 2020 Tesla menjual 30 persen dari total globalnya di negara tersebut.

    Baca juga: Delameta uji coba internet Starlink milik Tesla

    Baca juga: “Touchscreen drive selector” Tesla disebut tidak melanggar aturan

    Baca juga: Elon Musk umumkan Tesla kini dapat dibeli dengan bitcoin

    Pewarta: KR-CHA
    Editor: Ida Nurcahyani
    Copyright © ANTARA 2021

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleCitroen rilis video singkat C5 sebelum debut pada 12 April
    Next Article Solusi Digital Seimbangkan Kerja dan Tanggung Jawab Domestik Pengusaha Perempuan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.