Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Bermitra dengan Tiongkok atau AS Lebih Cepat Pulih
    Ekonomi

    Bermitra dengan Tiongkok atau AS Lebih Cepat Pulih

    May 15, 2021No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Bermitra dengan Tiongkok atau AS Lebih Cepat Pulih 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Ekonom Institute Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menyatakan, pemulihan sektor manufaktur yang berorientasi ekspor bakal lebih cepat. Terutama yang bermitra dengan Tiongkok dan Amerika Serikat (AS). Alasannya, sektor tersebut mengolah barang jadi. Tidak membutuhkan mata rantai produksi yang panjang.

    “Jadi, tidak semua pemulihan manufaktur itu merata,” katanya kepada Jawa Pos.

    Industri CPO dan yang memproduksi barang setengah jadi, misalnya. Waktu pemulihan sektor-sektor itu tidak akan sama dengan industri bahan kimia atau perakitan mesin.

    Menurut Bhima, industri tekstil dan produk tekstil (TPT) akan pulih lebih lama ketimbang industri-industri yang lain. Sebab, bisnis TPT berkaitan erat dengan gaya hidup atau lifestyle masyarakat.

    Pada masa pandemi seperti sekarang, semua konsumen, baik di dalam maupun luar negeri, cenderung menahan belanja fashion. “Alas kaki atau pakaian (TPT) ini kan barang sudah jadi, lalu diekspor. Nah, industri yang seperti itu menunggu pemulihan konsumsi rumah tangga. Khususnya di Eropa atau AS. Eropa itu pulihnya tidak secepat AS atau Tiongkok,” papar Bhima.

    TPT juga menyumbang jumlah penganggur yang lebih tinggi ketimbang industri lainnya. Tingkat pengangguran oleh industri garmen atau pakaian berada di kisaran 13,11 persen. Sementara itu, industri tekstil menyumbang angka pengangguran 14,4 persen.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : (agf/dee/c19/hep)


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBank Dunia-RI Sepakati Kemitraan hingga 2025, di Bidang Apa Saja?
    Next Article Airlangga Tetap Pede Ekonomi Kuartal II Tumbuh 7 Persen
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.