Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Potensi SDM otomotif Indonesia sangat besar
    Automotive

    Potensi SDM otomotif Indonesia sangat besar

    August 16, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Potensi SDM otomotif Indonesia sangat besar 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Akademisi sekaligus pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, berpendapat bahwa potensi sumber daya manusia (SDM) atau tenaga kerja di Indonesia untuk industri otomotif sangatlah besar, dan dengan program serta kebijakan pemerintah diharapkan potensi itu lebih tergali.

    “Pada prinsipnya potensi SDM lokal untuk terlibat dalam produksi otomotif adalah sangat besar. Namun, hingga kini belum tertata secara optimal,” kata Yannes kepada ANTARA, Senin.

    “Program MBKM (Merdeka Belajar – Kampus Merdeka) Pak Nadiem (Markarim, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi/Mendikbudristek RI) sesungguhnya menjadi sangat penting dan mendasar untuk memacu percepatan peningkatan mutu dan kompetensi SDM lokal untuk dapat lebih siap dalam menghadapi dunia kerja riil di dunia kerja dan khususnya industri otomotif,” imbuhnya.

    Baca juga: SDM dan bahan baku hambat UMKM suku cadang otomotif

    Namun, menurut Yannes, implementasi program yang sangat penting tersebut masih menghadapi bottleneck pada lapisan-lapisan yang lebih operasional. Sebagai informasi, bottleneck diilustrasikan sebagai ketidakmampuan suatu unit usaha dalam mengelola sumber daya yang dimiliki dengan baik.

    Lebih lanjut, Yannes menilai para pemangku kepentingan di dunia pendidikan, termasuk para pelakunya di lembaga-lembaga pendidikan pemerintah maupun swasta dan industri-industri penggunanya masih terlihat kurang responsif dan kurang lincah dalam mengimplementasikan kebijakan yang sangat penting dan mendasar tersebut.

    “Masih terlalu banyak adu wacana terkait program yang penting tersebut. Akibatnya terjadi perlambatan,” kata dia.

    Apalagi, lanjut Yannes, di era industri 4.0, kompetensi SDM yang mampu bekerja dengan peralatan industri dengan teknologi robotik bakal semakin mendominasi secara perlahan namun pasti. Kebutuhan SDM yang sekadar mampu mengandalkan kemampuan (skill) fisik dan tidak memiliki kompetensi kerja spesifik bakal tergantikan oleh mesin-mesin pintar.

    Baca juga: Menperin minta industri otomotif tingkatkan SDM lokal

    “Padahal, pengembangan SDM yang unggul menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan daya saing industri otomotif,” kata dia.

    “Untuk itu, upskilling dan reskilling SDM yang sudah bekerja di industri otomotif perlu segera dilakukan dengan cepat, baik oleh pemerintah maupun para pelaku industri terkait,” ujarnya menambahkan.

    Presiden Joko Widodo dalam pidato penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2022 dan Nota Keuangan pada Rapat Paripurna DPR-RI Tahun Sidang 2021 – 2022, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin, juga mengatakan pengembangan SDM merupakan salah satu dari enam fokus utama dalam kebijakan APBN 2022.

    “Ketiga, memperkuat agenda peningkatan SDM yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing,” kata Presiden Jokowi.

    Untuk peningkatan produktivitas dan kualitas SDM, pemerintah telah menyiapkan anggaran pendidikan sebesar Rp541,7 triliun.

    Kebijakan diarahkan untuk melanjutkan reformasi pendidikan, dengan penekanan pada tiga hal. Pertama adalah peningkatan kualitas SDM melalui penguatan PAUD dan sekolah penggerak.

    Selanjutnya, pemerataan sarana prasarana pendidikan. Serta ketiga adalah menyelesaikan mismatch pendidikan dengan penguatan pendidikan vokasi, pengembangan riset terapan dan inovasi yang tersambung dengan industri dan masyarakat, program magang dan teaching industry, serta pelaksanaan program Merdeka Belajar.

    Baca juga: Pengamat: UMKM perlu didorong masuk ke rantai pasok otomotif

    Baca juga: Akademisi: Barengi kemudahan investasi dengan peningkatan SDM otomotif

    Pewarta: A087
    Editor: Suryanto
    Copyright © ANTARA 2021

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePenanaman Nilai Pancasila di Pendidikan Indonesia Sudah Maksimal
    Next Article Raja Malaysia Terima Pengunduran Diri PM Muhyiddin
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.