Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Jurnalis Reuters Punya "Rahasia" Militer Myanmar
    News

    Jurnalis Reuters Punya "Rahasia" Militer Myanmar

    December 14, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Jurnalis Reuters Punya "Rahasia" Militer Myanmar 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jurnalis Reuters Punya "Rahasia" Militer Myanmar

    Tentara Myanmar

    Jakarta – Kantor berita Reuters mendesak pemerintah Myanmar melepaskan dua jurnalisnya, yang ditahan oleh ditangkap Selasa (12/12) kemarin. Dua jurnalis tersebut, menurut keterangan Reuters, memiliki data rahasia penting militer Myanmar, yang diperoleh dari dua orang polisi, yang pernah bekerja di negara bagian Rakhine.

    “Jurnalis Reuters Wa Lone dan Kyaw Soe Oo telah melaporkan kejadian penting di Myanmar, dan kami mengetahui hari ini (13/12) mereka ditangkap sehubungan dengan pekerjaan mereka,” demikian pernyataan Presiden dan Pemimpin Redaksi Reuters Stephen J. Adler dikutip dari Washington Post.

    Kedua jurnalis itu sebenarnya sudah hilang sejak Selasa (12/12) lalu. Namun, baru Rabu (13/12) kemarin diketahui bahwa keduanya tertangkap dan ditahan.

    Kementerian Informasi Myanmar menegaskan bahwa kedua jurnalis tersebut ditangkap dan ditahan karena telah melanggar Undang-Undang Rahasia Resmi. Hukumannya ialah 14 tahun penjara.

    “Kami sangat marah, karena ini terang-terangan memasung kebebasan pers. Kami minta pihak berwenang segera membebaskan mereka,” tegas Stephen.

    Dalam foto terbaru, Kementerian Informasi merilis gambar dua jurnalis Reuters yang sedang diborgol dan berdiri di belakang meja yang penuh dokumen, telepon, dan uang tunai. Mereka dituding telah mengumpulkan surat-surat rahasia dan penting, terkait dengan pasukan keamanan.

    Penangkapan jurnalis Reuters mendapatkan kecaman dari berbagai pihak. Anggota senior Komite Perlindungan Wartawan Shawn Crispin meminta pemerintah segera membebaskan kedua jurnalis itu tanpa syarat. Sementara Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) menyatakan prihatin atas kasus tersebut.

    “Agar demokrasi berhasil, wartawan harus bisa melakukan pekerjaan mereka dengan bebas. Kami mendesak pemerintah menjelaskan penangkapan ini dan mengizinkan akses langsung kepada wartawan,” tegas Kedubes AS.

    TAGS : Reuters Myanmar Rohingya Pers

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/26300/Jurnalis-Reuters-Punya-Rahasia-Militer-Myanmar/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDua Wartawan Reuters Ditahan di Myanmar
    Next Article Rezim Assad Tidak Punya Masa Depan di Suriah
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.