Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»SUV kompak kini lebih diminati, ini alasannya
    Automotive

    SUV kompak kini lebih diminati, ini alasannya

    August 27, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    SUV kompak kini lebih diminati, ini alasannya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Sabang, Aceh (ANTARA) – Chief Operational Officer PT Maxindo Renault Indonesia (MRI) Davy Tulian mengatakan bahwa kini terjadi pergeseran tren di mana kendaraan utilitas sport (SUV) kompak atau lebih kecil lebih diminati oleh masyarakat.

    “Jika diperhatikan dalam gaya hidup atau tren otomotif generasi kita sekarang sudah mulai ada pergeseran dari mobil 7-seater ke 5-seater. Ini adalah pendukung kenapa compact SUV ini tumbuh signifikan dan semua brand ingin masuk ke segmen ini, karena ini adalah segmen yang seksi sekarang,” kata Davy dalam temu media daring, Jumat.

    “Dilihat dari volumenya yang besar, teknologinya menarik, dan bisa bersaing dari teknologi dan fiturnya. Dilihat juga dari sisi pembiayaan dan kredit juga menarik,” ujarnya menambahkan.

    Baca juga: Renault akan tangguhkan produksi di pabrik Busan imbas chip langka

    Baca juga: Renault prediksi laba 2021 meskipun krisis chip dan biaya bahan baku

    Lebih lanjut, Davy mengatakan bahwa penjualan mobil di segmen SUV kompak saat ini mengalami peningkatan yang cukup baik, walaupun sempat mengalami penurunan karena adanya pandemi COVID-19.

    “Segmen compact SUV sangat menarik. Size (penjualan) 10 tahun lalu adalah sekitar 7 ribuan, dan pada tahun 2019 (penjualannya) mencapai 16 ribu per bulan. Di tahun 2020 sempat menurun karena pandemi, tapi tahun ini sudah mulai bounce back ke angka 12-13 ribu per bulan,” ujar Davy.

    “Kami memprediksi segmen compact SUV ini mencapai penjualan di angka 20-25 ribu per bulan di tahun 2025, tergantung dengan kondisi dan kapan pandemi ini selesai,” katanya melanjutkan.

    Di sisi lain, Renault memboyong kendaraannya di lini ini yaitu Kiger dengan harga mulai Rp275 jutaan di Indonesia. Davy mengatakan, seiring dengan tren SUV kompak yang meningkat, permintaan dari Kiger pun dinilai cukup baik dengan 70 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

    Kiger sendiri sudah diluncurkan secara global di India pada awal Februari lalu. Davy mengatakan pihaknya baru merilisnya di Indonesia di kuartal tiga tahun ini lantaran kondisi pandemi COVID-19 dan mundurnya Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di 11-21 November 2021.

    “Kalau bicara real plan, kami ada pikiran untuk meluncurkan (Kiger) di kuartal dua bersamaan dengan kompetitor. Namun, dengan kondisi pandemi yang belum bisa diprediksi, akhirnya kami luncurkan di kuartal tiga,” kata Davy.

    “Sebenarnya, target kami adalah meluncurkannya di GIIAS 2021. Tapi, karena GIIAS mundur ke November, akhirnya kita soft launch. Kita akan konsisten untuk grand launch-nya di GIIAS November nanti. Tapi, kami tidak bisa tahan keinginan pasar dan diler, sehingga secara resmi (sekarang) sudah bisa dipasarkan,” imbuhnya.

    Adapun Davy mengatakan Kiger yang diboyong ke Indonesia dinilai memiliki beberapa aspek yang lebih baik jika dibandingkan dengan yang diluncurkan di India dan Afrika Selatan.

    Saat ditanya berapa banyak unit Kiger yang akan masuk Indonesia per bulannya, Davy mengatakan, “Belum ada angka (pasti) karena masalah chip di India datangnya terlambat. Di manufaktur negara lain (kelangkaan chip) terjadi April-Juli, dan kami antisipasi karena di India, masalah chip ini baru mulai bermunculan.”

    Baca juga: Renault Kiger mengaspal di Indonesia, mulai Rp275 jutaan

    Baca juga: Renault pamerkan kendaraan konsep campervan listrik yang mewah

    Baca juga: Renault-Geely bermitra untuk rebut pasar mobil hybrid Asia

    Pewarta: A087
    Editor: Alviansyah Pasaribu
    Copyright © ANTARA 2021

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRenault Kiger mengaspal di Indonesia, mulai Rp275 jutaan
    Next Article Kesehatan Lingkungan dan Kesejahteraan Hewan Ternak Banyak Diabaikan Pengusaha – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.