Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Sydney Mulai Longgarkan Pembatasan, Hidup Berdampingan dengan COVID-19
    International

    Sydney Mulai Longgarkan Pembatasan, Hidup Berdampingan dengan COVID-19

    October 11, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Sydney Mulai Longgarkan Pembatasan, Hidup Berdampingan dengan COVID-19 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Sydney Mulai Longgarkan Pembatasan, Hidup Berdampingan dengan COVID-19 2
    Seorang warga di Sydney, Australia, Rabu (30/6/2021), berjalan di Martin Place. (BP/Antara)

    SYDNEY, BALIPOST.com – Restoran-restoran, kafe, dan pusat kebugaran di Sydney pada Senin (11/10) mulai dibuka. Namun, pengunjung hanya diperbolehkan bagi yang sudah divaksin anti COVID-19 dengan dosis lengkap.

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, Australia berusaha hidup berdampingan dengan COVID-19 lewat gerakan vaksinasi serta secara bertahap kembali membuka diri. Sejumlah pub di Sydney, kota terbesar di Australia, membuka pintu pada Senin pukul 00.01 waktu setempat.

    Tak lama setelah itu, teman dan keluarga yang ingin menikmati bir berjubel, seperti yang terlihat pada gambar-gambar di televisi dan media sosial.

    Sebelum Senin, lebih dari lima juta warga Sydney berada dalam pembatasan sosial yang ketat sejak Juni dalam upaya pemerintah untuk menghadapi varian Delta yang sangat mudah menular.

    Varian tersebut kemudian menyebar ke Melbourne dan ibu kota Australia, Canberra, hingga memaksa otoritas setempat untuk juga menerapkan karantina wilayah (lockdown).

    Dominic Perrottet, kepala pemerintahan New South Wales meminta masyarakat Sydney -ibu kota negara bagian itu- agar mengendalikan kegembiraan mereka dalam menyikapi pencabutan lockdown. Perrottet memperingatkan bahwa infeksi akan meningkat setelah berbagai tempat kembali dibuka.

    Berdasarkan aturan yang sudah dilonggarkan, maksimal 10 orang yang sudah divaksin boleh berkumpul di rumah. Maksimal 100 orang boleh menghadiri acara pernikahan, juga pemakaman.

    Toko-toko eceran boleh dibuka lagi namun daya tampung bagi pengunjung dikurangi. Negara bagian tersebut berusaha mempercepat pelaksanaan vaksinasi agar pada Oktober 80 persen penduduknya sudah divaksin anti-COVID.

    Sementara itu, orang-orang yang belum divaksin masih harus berada di rumah sampai 1 Desember.

    New South Wales sudah mencabut aturan lockdown setelah memenuhi target vaksinasi 70 persen penduduknya yang berusia dewasa.

    Dengan gerakan vaksinasi yang sedang bergulir, Australia berencana kembali ke kehidupan normal.

    Menurut rencana, negara itu mulai November akan mengizinkan para warganya yang sudah divaksin lengkap COVID-19 untuk masuk serta bepergian ke luar negeri secara bebas.

    New South Wales sendiri berencana menerapkan aturan tersebut lebih cepat.

    Australia menutup perbatasan-perbatasan internasionalnya pada Maret 2020.

    Langkah itu membuat negara tersebut selama ini mampu meredam angka COVID-19 relatif rendah, yaitu 127.000 kasus dan 1.400 kematian.

    New South Wales pada Senin melaporkan 496 kasus baru secara lokal yang sebagian besar muncul di Sydney. Jumlah itu merupakan peningkatan dari Minggu (10/10), yaitu 477 kasus baru. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJika Syarat Ini Terpenuhi, Indonesia Bisa Jadi Ekonomi Terbesar Ketujuh di 2030
    Next Article SIG Beri Bantuan Pembangunan Infrastruktur & Pendidikan di Jawa Tengah
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.