Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Daftar Penyakit Anak yang Tak Direkomendasikan Divaksin Covid-19
    News

    Daftar Penyakit Anak yang Tak Direkomendasikan Divaksin Covid-19

    November 2, 2021No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Daftar Penyakit Anak yang Tak Direkomendasikan Divaksin Covid-19 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Tak semua anak bisa divaksinasi Covid-19. Anak dengan penyakit tertentu tak direkomendasikan mendapatkan vaksin Covid-19.

    Meski begitu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memastikan hanya sedikit anak yang mengalami kontraindikasi jika divaksinasi. Yaitu anak dengan beberapa penyakit tertentu.

    Penyakit apa saja?

    Dalam keterangan tertulis, Selasa (2/11) IDAI merekomendasikan anak dengan sejumlah penyakit tak direkomendasikan untuk divaksin. Misalnya seperti defisiensi imun primer, penyakit autoimun tidak terkontrol penyakit Sindrom Gullian Barre, mielitis transversa, acute demyelinating encephalomyelitis.

    Kemudian anak dengan kanker yang sedang menjalani kemoterapi/radioterapi, anak yang sedang mendapat pengobatan imunosupresan/sitostatika berat, sedang mengalami demam 37,50 derajat C atau lebih juga tak direkomendasikan.
    Anak baru sembuh dari Covid-19 kurang dari 3 bulan juga belum direkomendasikan.

    Lalu anak pascaimunisasi lain kurang dari 1 bulan, anak atau remaja sedang hamil, memiliki hipertensi dan diabetes melitus, dan atau penyakit-penyakit kronik atau kelainan kongenital yang tidak terkendali. Itulah daftar anak yang tak direkomendasikan mendapat vaksin.

    Menurut IDAI imunisasi untuk anak dengan kanker dalam fase pemeliharaan, penyakit kronis atau autoimun yang terkontrol dapat mengikuti panduan imunisasi umum. Akan tetapi sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter penanggung jawab pasien sebelumnya.

    “Namun pada prinsipnya amat sedikit anak yang mengalami kontraindikasi akibat vaksin,” jelas dr. Piprim.

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBNI dan Shopee Buka Jalan Ekspor Bagi 10.000 UKM Indonesia
    Next Article Biskita Transpakuan perlu didorong kebijkan dari Pemkot
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.