Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Program BBM Satu Harga di Papua Masih Bermasalah
    News

    Program BBM Satu Harga di Papua Masih Bermasalah

    January 12, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Program BBM Satu Harga di Papua Masih Bermasalah 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Program BBM Satu Harga di Papua Masih Bermasalah

    Ilustrasi BBM (foto: camargus)

    Jakarta – Meski mendapat apresiasi program Presiden Jokowi soal BBM satu harga di Papua, hingga saat ini masih mengalami masalah. Sebab, program BBM satu harga tersebut masih perlu kontrol dari pemerintah.

    Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Carles Simaremare mengatakan, program tersebut sangat berpihak kepada masyarakat di pedalaman, khususnya wilayah pegunungan tengah Provinsi Papua.

    “Patut kita apresiasi, tindak lanjut dari program BBM satu harga, sudah ada lembaga penyalur Agen Premium Minyak Solar (APMS) di delapan kabupaten. Jadi kalau mau beli BBM, belilah di lembaga penyalur,” kata Carles, melalui rilisnya, Jakarta, Jumat (12/1).

    Namun, kata Carles, sejak digulirkan pada 2016, banyak yang mempertanyakan implementasi program tersebut dan apakah harga BBM yang ada di pegunungan Papua sudah sama seperti di daerah lain?

    “Kami sering ditanyakan mengenai kesuksesan program ini. Untuk itu kami ingin mendengar dari berbagai pihak, termasuk para lembaga penyalur dan dari Pertamina sendiri, ternyata banyak masalah yang dihadapi,” katanya.

    Menurut Senator asal Papua itu, usaha Pertamina untuk mensosialisasikan program BBM satu harga dan mengenai tanggung jawab perusahaan tersebut dalam mendistrusikan BBM, masih perlu dibantu banyak pihak, terutama pemerintah daerah.

    “Masalah utama adalah merubah pola pikir masyarakat yang menganggap dengan BBM Satu Harga maka dimana pun kita membeli BBM maka harganya sama seperti di SPBU,” katanya.

    Faktanya ujar dia, tanggung jawab Pertamina hanya sampai di lembaga penyalur (APMS). “Kalau sudah lewat dari situ bukan kewenangan Pertamina, tidak tahu kewenangannya siapa? Pemerintah daerah pun banyak yang lepas tangan sehingga harga BBM eceran susah terkontrol,” ungkap Carles.

    Karena itu, peraih suara terbanyak di Papua pada pemilu legislatif DPD RI tahun 2014 ini berjanji akan berusaha mendorong Pemerintah Daerah yang menjadi sasaran implementasi program BBM Satu Harga untuk mengeluarkan aturan guna membatasi harga BBM eceran yang dibutuhkan masyarakat Papua.

    “Banyak hal yang perlu disinergikan yang terbangun antara Pertamina, pemerintah daerah dan aparat, supaya harga BBM (khususnya eceran) bisa terkendali. Mungkin pemerintah daerah membuat SK Bupati mengenai batasan harga di tingkat eceran, jadi tidak seenak-enaknya,” saran anggota Komite III DPD RI itu.

    Menurut dia, keinginan Presiden Jokowi untuk mewujudkan sila kelima dari Pancasila “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia”, termasuk dengan membuat program BBM satu harga, harus didukung semua pihak karena sangat membantu masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.

    “Dengan pertemuan ini kami akan tindaklanjuti dengan mengundang delapan kabupaten tersebut untuk duduk bersama guna menyatukan pandangan dan langkah yang harus kita buat bersama agar harga BBM bisa terkendali karena ini berdampak pada harga kebutuhan lainnya,” imbuh Carles.

    Sebagai informasi, Kamis (11/1/2018), Carles Simaremare mendatangi Kantor PT. Pertamina MOR VIII Maluku-Papua untuk mendengar pelaksanaan BBM Satu Harga.

    Dalam kesempatan tersebut ia ditemui oleh Pejabat Sementara General Manager Pertamina MOR VIII Dian Adi Setyoko, Manager Fuel Retail Mareketing Pertamina MOR VIII Zibali Hisbul Masih, Manager Humas dan CSR Eko kristiawan, dan beberapa pemilik lembaga penyalur (APMS) yang menjadi titik penyaluran BBM Satu Harga.

    TAGS : Presiden Jokowi BBM Satu Harga Papua

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/27719/Program-BBM-Satu-Harga-di-Papua-Masih-Bermasalah/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMenkes: Izin RS yang Merawat Setnov Bisa Dicabut
    Next Article Kasus e-KTP, Novanto Diminta Bongkar Semua Nama
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cara Membuat Video Animasi dengan ChatGPT Agar Hasilnya Keren
    • Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.