Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Lembaga Eijkman Dilebur, WGS Covid-19 Tetap Berjalan
    News

    Lembaga Eijkman Dilebur, WGS Covid-19 Tetap Berjalan

    January 3, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Lembaga Eijkman Dilebur, WGS Covid-19 Tetap Berjalan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Peleburan lembaga penelitian ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) belum berhenti pada LIPI, Batan, BPPT, dan Lapan. Peleburan dilanjutkan untuk Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME). Peleburan lembaga yang terbaru itu sempat heboh karena hampir seratus orang peneliti Eijkman diberhentikan di tengah jalan.

    Kepala Lembaga Eijkman terakhir Prof Amin Soebandrio menuturkan, lembaganya secara resmi sudah dilebur ke BRIN. Namanya sekarang Pusat Riset Biologi Molekuler Eijkman. Berada di bawah Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Hayati BRIN. Amin mengatakan, yang menjadi perhatian dalam peleburan itu adalah nasib sumber daya peneliti yang selama ini bekerja di Lembaga Eijkman.

    ”Yang banyak rame tentang (nasib, Red) SDM-nya,” kata dia kemarin (2/1).

    Amin menerangkan, selama ini di Lembaga Eijkman ada sekelompok peneliti yang sudah berstatus ASN atau PNS. Jumlahnya sekitar 30 orang. Tetapi, sebagian besar peneliti, yang berjumlah 90 orang, berstatus tenaga kontrak.

    Menurut Amin, para peneliti tersebut bekerja sesuai dengan kontrak berdasar proyek penelitian (project base). Meski statusnya karyawan kontrak, Amin mengatakan bahwa para peneliti itu adalah profesional pilihan. Untuk bisa masuk sebagai tenaga peneliti kontrak, mereka harus melalui prosedur seleksi yang ketat. Tingkatannya ada yang koordinator peneliti, sekretaris peneliti, peneliti utama, pembantu peneliti, dan tenaga teknis lainnya.

    Para peneliti kontrak itu harus memiliki latar belakang akademisi yang baik. ”Mereka ada yang dikontrak satu atau dua tahun. Kemudian, berikutnya bisa dikontrak lagi,” jelas Amin. Dengan adanya kebijakan peleburan Lembaga Eijkman ke BRIN per 2022, status mereka langsung dihentikan. Meskipun ada yang masih berjalan proyek penelitiannya. Rata-rata dalam setahun ada 20 judul proyek penelitian di Lembaga Eijkman.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePenjualan Hyundai turun 11 persen pada Desember 2021
    Next Article Brand baru akan ramaikan IIMS 2022 pada Februari
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.