Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»APM otomotif sebut perpanjangan masa PPnBM kebijakan tepat
    Automotive

    APM otomotif sebut perpanjangan masa PPnBM kebijakan tepat

    January 18, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    APM otomotif sebut perpanjangan masa PPnBM kebijakan tepat 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Agen pemegang merek (APM) otomotif di Indonesia akhirnya merasa lega setelah Presiden Joko Widodo menyetujui perpanjangan masa insentif Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) tahun 2022.

    Marketing Director TAM, Anton Jimmy Suwandy, mengakui bahwa perpanjangan PPnBM DTP tentunya akan menambah gairah industri otomotif selama insentif itu diberlakukan.

    “Ya harapannya support ini dapat menambah demand konsumen dan support ke industri otomotif nasional,” ungkap Anton Jimmy Suwandi saat dihubungi ANTARA, Selasa.

    Dia juga mendukung segala bentuk kebijakan yang dikeluarkan pemerintah demi menumbuhkan industri otomotif. Kebijakan pemerintah dianggap terbukti menyelamatkan industri otomotif yang pada awal-awal pandemi COVID-19 sempat lesu.

    Baca juga: PPnBM tak kunjung pasti, pemesanan mobil Honda turun 50 persen

    Baca juga: Hyundai optimistis Creta dapat insentif jika PPnBM diperpanjang

    “Terima kasih support pemerintah khususnya untuk industri otomotif dalam negeri. Sekarang kami sedang follow up untuk detailnya supaya bisa dijalankan segera,” ucap dia.

    Dia juga mengakui bahwa kejelasan yang sempat ditunda untuk diumumkan itu, membuat banyak konsumen Toyota menahan diri untuk membeli kendaraan baru. Artinya, kebijakan insentif PPNBM tesebut memang dinanti oleh masyarakat, khususnya konsumen otomotif.

    “Iya memang ada beberapa konsumen memang yang menunggu informasi PPnBM DTP di 2022, kita juga akan terus pantau kondisi ekonomi dan pandemi di 2022,” kata dia.

    Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy mengaku gembira akhirnya keputusan PPnBM yang sudah lama dinanti banyak pihak kembali direalisasikan.

    “Kami yakin pemerintah akan memberikan kebijakan yang tepat untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi secara umum melalui industri otomotif ini. Dan kami pasti akan mendukungnya,” kata Yusak Billy, Selasa.

    Dalam hal ini, Yusak Billy mengaku masih menunggu informasi detil mengenai insentif PPnBM DTP yang sempat memberikan angin segar bagi penjualan Honda pada tahun lalu.

    “Kami sedang menunggu aturan detailnya dulu yah. Nanti saya update lagi bila semua detail regulasinya keluar,” kata dia.

    Dengan begitu, dia berharap bahwa dengan diperpanjangnya masa PPnBM DTP oleh pemerintah membuat pertumbuhan ekonomi akan semakin baik melalui industri otomotif.

    “Tentunya harapan kami, dengan adanya kebijakan tepat dari pemerintah dengan memperpanjang PPnBM DTP ini, pertumbuhan ekonomi secara umum melalui industri otomotif ini dapat terus bertumbuh yah,” tutur dia.

    Pada tahun ini, pemerintah melanjutkan masa perpanjangan insentif PPnBM DTP tersebut untuk pembelian mobil harga Rp200 juta hingga Rp250 juta. Sedangkan diskon PPnBM DTP 100 persen berlaku untuk mobil jenis low cost green car (LCGC).

    Dalam skemanya, diskon PPnBM 100 persen untuk mobil LCGC akan berlaku sepanjang kuartal I tahun 2022. Pada kuartal II-2022, pemerintah akan mengenakan tarif PPnBM sebesar 1 persen dan 2 persen pada kuartal III-2022.

    Pada tiga bulan terakhir tahun ini, program mobil murah ini akan dikenakan pajak barang mewah sesuai PP 74/2021, yakni 3 persen.

    Berikutnya, skema untuk kendaraan dengan harga Rp200 juta–Rp 250 juta, yang tarif PPnBM-nya sebesar 15 persen, pada Kuartal I ini akan diberikan insentif sebesar 50 persen yang ditanggung pemerintah, sehingga masyarakat hanya membayar PPnBM sebesar 7,5 persen, dan di kuartal II kembali membayar penuh sebesar 15 persen.

    Baca juga: Menperin: Pemerintah lanjutkan diskon PPnBM pembelian mobil baru

    Baca juga: Perbedaan insentif PPnBM otomotif tahun 2022 dengan 2021

    Baca juga: Presiden setujui perpanjangan insentif PPnBM otomotif

    Pewarta: Chairul Rohman
    Editor: Alviansyah Pasaribu
    Copyright © ANTARA 2022

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePopularitas merek dorong kenaikan ekspor mobil Korsel
    Next Article Puluhan Rumah Disiapkan Jadi Penginapan Tamu MotoGP
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.