Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»DKI Jakarta Alami Peningkatan Okupansi BOR Pasien Covid-19
    News

    DKI Jakarta Alami Peningkatan Okupansi BOR Pasien Covid-19

    January 24, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    DKI Jakarta Alami Peningkatan Okupansi BOR Pasien Covid-19 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    DKI Jakarta Alami Peningkatan Okupansi BOR Pasien Covid-19 2
    Dokumentasi – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria ketika diwawancarai awak media di Balai Kota Jakarta, Selasa (21/12/2021). (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Tingkat okupansi tempat tidur (BOR) pasien COVID-19 di 140 rumah sakit rujukan hingga telah terisi 1.115 orang atau 31 persen dari kapasitas mencapai 3.616 tempat tidur. “Ini peningkatan cukup signifikan, sebelumnya 20 persen,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, dikutip dari kantor berita Antara, Senin (24/1).

    Pada 16 Januari 2022, BOR di Jakarta mencapai 20 persen atau berselang delapan hari mengalami lonjakan rasio keterisian hingga 31 persen.

    Sedangkan untuk tingkat okupansi ruang perawatan intensif (ICU) mencapai 51 orang atau delapan persen dari kapasitas 610 orang. “Ini memang berbeda varian Omicron dengan varian lain. Varian Omicron tidak berbahaya seperti varian delta tapi tidak berarti kita lengah,” kata Riza.

    Ia mengimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dan mengurangi mobilitas keluar rumah. Riza juga meminta warga untuk melakukan vaksinasi termasuk vaksinasi booster.

    Berdasarkan data Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta hingga Minggu (23/1) jumlah kasus harian COVID-19 di Jakarta mencapai 1.739 kasus, yang didominasi transmisi lokal sebanyak 1.460 kasus atau 84 persen.

    Sedangkan kasus positif aktif (yang dirawat dan diisolasi mencapai 9.066 kasus terdiri dari 1.900 kasus atau 21 persen oleh Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) dan sisanya 7.166 kasus dari transmisi lokal.

    Dari jumlah kasus positif COVID-19 itu, untuk varian omicron mencapai 1.313 kasus, terdiri dari 854 kasus yang dibawa oleh PPLN atau sekitar 65 persen dan sisanya 35 persen adalah non PPLN mencapai 459 kasus. (Kmb/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHyundai Gowa resmikan City Store di Supermall Karawaci
    Next Article Kredit Perbankan Tumbuh 4,9 Persen
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.