Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Omicron Penyumbang Infeksi Berulang di Inggris
    International

    Omicron Penyumbang Infeksi Berulang di Inggris

    February 2, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Omicron Penyumbang Infeksi Berulang di Inggris 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Omicron Penyumbang Infeksi Berulang di Inggris 2
    Arsip – Seorang petugas kesehatan menutup pintu ambulans di luar Rumah Sakit Royal London di tengah pandemi COVID-19 di London, Inggris, 7 Januari 2022. (BP/Ant)

    LONDON, BALIPOST.com – Seiring meningkatnya jumlah orang yang kembali terinfeksi sejak varian Omicron mulai mendominasi pada akhir 2021, Inggris pada Senin (31/1) mulai mencatat dugaan kasus infeksi berulang COVID-19 ke data harian mereka. Inggris sejak awal tahun 2022 kembali menyumbang infeksi berulang sekitar 10 persen kasus COVID-19.

    Menurut analisis Reuters, dikutip dari kantor berita Antara, Rabu (2/2), hal itu diketahui setelah UK Health Security Agency (UKHSA) mengubah cara penghitungan data COVID.

    “Infeksi berulang masih berada di level yang rendah sampai awal gelombang Omicron dimulai. Memang benar bahwa proses pelaporan harian kami mencerminkan bagaimana virus telah berubah,” kata Direktur Data dan Analisis UKHSA Steven Riley.

    Riley menambahkan, secara keseluruhan jumlah kasus terus cenderung menurun. Sebelum 6 Desember proporsi kasus harian di Inggris yang dianggap sebagai infeksi berulang di bawah 2 persen selama hampir enam bulan. Angka itu diperkirakan telah naik menjadi 9,9 persen sejak awal 2022, demikian analisis Reuters dari data UKHSA.

    Di Italia, juru bicara Institut Kesehatan Nasional menyebutkan bahwa kasus infeksi berulang saat ini mencapai 3 persen dari total infeksi, naik dari sekitar 1,5 persen sebelum Omicron.

    UKHSA menyebutkan bahwa ada 588.000 kasus dugaan infeksi berulang di Inggris sampai saat ini, sehingga totalnya mencapai 1,73 juta kasus. Dugaan infeksi berulang COVID pertama kali ditemukan di Inggris pada 19 Juni 2020. Statistik harian COVID Inggris sebelumnya hanya akan menghitung infeksi awal si penderita.

    Data pada Senin mengungkapkan bahwa terdapat 92.368 kasus dan 51 kematian baru. Total kematian COVID di Inggris kini mencapai 155.754 kematian, angka tertinggi ketujuh di dunia. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePunya Visi Jadi The Most Valuable Banking Group In Southeast Asia, BRI Terus Perkuat Digitalisasi – KRJOGJA
    Next Article Puluhan Staf dan Anggota DPR RI Terkonfirmasi COVID-19
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Israel bom Lebanon kembali menjadi perhatian dunia setelah serangan terbaru (Ilustrasi/AI)

    Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?

    July 9, 2026
    Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal (Ilustrasi/AI)

    Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal

    June 17, 2026
    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.