Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»WHO dan China Bahas Penguatan Kerja Sama Asal Usul Covid-19
    International

    WHO dan China Bahas Penguatan Kerja Sama Asal Usul Covid-19

    February 6, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    WHO dan China Bahas Penguatan Kerja Sama Asal Usul Covid-19 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    WHO dan China Bahas Penguatan Kerja Sama Asal Usul Covid-19 2
    Dokumentasi – Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus berbicara saat menghadiri Majelis Kesehatan Dunia (WHA), di tengah pandemi penyakit virus corona (COVID-19), di Jenewa, Swiss, 24 Mei 2021. (BP/Ant)

    ZURICH, BALIPOST.com – Kebutuhan penguatan kerja sama tentang asal usul COVID-19, isu kontroversial yang memicu ketegangan hubungan antara Beijing dengan negara-negara Barat dilakukan pembahasan oleh Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dan Perdana Menteri China Li Keqiang.

    Tedros sebelumnya mendesak China untuk lebih terbuka mengenai data dan informasi terkait asal usul virus corona. “Senang bertemu dengan Perdana Menteri Li Keqiang. Kami membahas COVID-19 dan perlunya upaya agresif VaccinEquity tahun ini untuk memvaksinasi 70 persen dari seluruh populasi,” kata Tedros dikutip dari kantor berita Antara, Minggu (6/2).

    VaccinEquity yang ia maksud adalah gerakan yang diusung WHO soal akses merata untuk seluruh dunia dalam mendapatkan vaksin. “Kami juga membahas perlunya kolaborasi yang lebih kuat tentang asal-usul virus COVID-19, yang berakar pada sains dan bukti,” tulis dia.

    WHO tahun lalu membentuk Kelompok Penasihat Ilmiah tentang Asal Usul Patogen Novel (SAGO) dan meminta China untuk menyediakan data mentah guna membantu penyelidikan baru. Namun, China menolak permintaan itu dengan alasan aturan privasi pasien.

    China secara konsisten membantah tuduhan bahwa virus itu merupakan hasil kebocoran dari laboratorium spesialis di kota Wuhan, tempat COVID-19 pertama kali diidentifikasi pada akhir 2019.

    Sebuah studi bersama oleh China dan WHO yang diterbitkan tahun lalu mengesampingkan teori bahwa COVID-19 berasal dari laboratorium.

    Menurut studi tersebut, hipotesis yang paling mungkin adalah bahwa virus itu menginfeksi manusia secara alami, mungkin melalui perdagangan satwa liar.

    November lalu, China mengatakan laporan intelijen Amerika Serikat yang menyebut kemungkinan pandemi berasal dari laboratorium tidak ilmiah dan tidak dapat dipercaya. (Kmb/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJadi Agen BRILink, Rinaldi Peroleh Sumber Penghasilan Baru – KRJOGJA
    Next Article Lion Air Buka Kembali Rute Fantastis Yogya – Pontianak – Yogya – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Israel bom Lebanon kembali menjadi perhatian dunia setelah serangan terbaru (Ilustrasi/AI)

    Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?

    July 9, 2026
    Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal (Ilustrasi/AI)

    Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal

    June 17, 2026
    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.