Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Nasib Perguruan Tinggi di Gaza Dijajahan Israel
    News

    Nasib Perguruan Tinggi di Gaza Dijajahan Israel

    January 25, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Nasib Perguruan Tinggi di Gaza Dijajahan Israel

    Massa antikorupsi di Tel Aviv, Israel (foto: Anadolu Agency)

    Jakarta – Perguruan tinggi di Gaza defisit dana akibat blokade Israel. Demikian disampaikan Ketua Senat Universitas Islam Gaza (UIG) Nasruddin Shodiq El Mezaini dalam dialog `Tantangan Pendidikan Tinggi di Palestina.`

    “Semua universitas di Palestina itu swasta, tidak ada yang negeri karena tak diizinkan Israel,”  ujar Nasruddin Shodiq El Mezaini dalam dialog pada Rabu (24/1).

    Nasruddin bercerita sebelum tahun 1967 tidak ada kampus yang berdiri di Gaza maupun Tepi Barat. Untuk menempuh jenjang perguruan tinggi, warga Palestina terpaksa pergi ke luar negeri.

    “Hingga kini, tidak ada satu kampus pun yang didirikan Israel di Palestina. Semua kampus adalah swasta yang pembiayaannya dari kaum dermawan,” jelas Nasruddin.

    Pada tahun 1978, warga Palestina mulai mendirikan UIG. Namun, Israel menolak untuk mengeluarkan izin pendirian kampus. “Akhirnya, mahasiswa belajar di bawah tenda-tenda karena tak punya bangunan,” kata Nasruddin.

    UIG juga sempat dihantam oleh serangan Israel hingga gedung kampus runtuh. “Sebelas tahun terakhir, ada tiga perang besar di Gaza,” jelas Nasruddin.

    Seiring waktu, lanjut Nasruddin, bantuan dana mulai mengalir dari negara donor dan dermawan. Dana bantuan digunakan untuk mendirikan bangunan kampus yang hancur akibat perang.

    UIG juga menarik biaya perkuliahan dari mahasiswa karena kampus tidak bisa hanya mengandalkan bantuan.

    Namun, kata Nasruddin, sebanyak 40 persen mahasiswa tidak bisa membayar uang kuliah karena 65 persen warga Gaza hidup di bawah garis kemiskinan. Tercatat, ada 20.000 mahasiswa di UIG.

    “Gaza menghadapi masa-masa yang sulit,” ujar Nasruddin. (AA)

    TAGS : Yerusalem Israel Gaza Kampus

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/28294/Nasib-Perguruan-Tinggi-di-Gaza-Dijajahan-Israel/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIni 4 Atlet Senam Putri yang Dilecehkan Nassar
    Next Article Empat Meme Jomblo yang Mengharukan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.