Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pandemi Pengingat Rentannya Ekonomi Global
    News

    Pandemi Pengingat Rentannya Ekonomi Global

    February 17, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pandemi Pengingat Rentannya Ekonomi Global 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pandemi Pengingat Rentannya Ekonomi Global 2
    Sri Mulyani. (BP/Antara)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Adanya pandemi COVID-19 menjadi pengingat keras rentannya ekonomi global terhadap guncangan nontradisional. Hal ini dikatakan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Opening of the 1st Finance Minister and Central Bank Governor Meeting di Jakarta, Kamis (17/2), dikutip dari Kantor Berita Antara.

    Menurutnya, perubahan iklim dapat menimbulkan dampak yang lebih besar daripada pandemi. Sehingga para anggota G20 harus berperan dalam memerangi isu tersebut.

    “Tak hanya untuk mengurangi emisi karbon, tetapi menemukan cara untuk meningkatkan dan mengarahkan lebih banyak pembiayaan untuk investasi dan teknologi berkelanjutan yang memfasilitasi aksi iklim,” tutur Sri Mulyani.

    Ia menilai seluruh anggota G20 perlu berkomitmen untuk menuju transisi yang adil dan terjangkau. Meski terdapat berbagai ancaman yang mengintai tersebut, hanya terdapat satu jalan maju ke depan untuk dapat pulih lebih kuat secara bersama-sama.

    Dalam menghadapi situasi yang sulit ini, Sri Mulyani tetap optimistis dengan kemampuan G20 untuk bangkit. Sebab, negara-negara G20 memiliki warisan yang kuat sebagai forum untuk mengatasi krisis ekonomi global.

    “Dibentuk pada tahun 1999 sebagai tanggapan terhadap krisis keuangan Asia, hampir 10 tahun kemudian G20 berevolusi untuk berhasil menanggapi krisis keuangan global dengan memberikan tindakan tepat waktu dan efektif untuk melestarikan stabilitas keuangan internasional,” ungkapnya.

    Saat ini, ia menuturkan seluruh negara menghadapi berbagai jenis krisis dan telah membuat langkah besar dalam menghadapi fase awal pandemi.

    Oleh karena itu, negara-negara kini harus fokus untuk mengakhiri pandemi secara keseluruhan dan menangani akibatnya secara efektif.

    Untuk dapat pulih bersama dan pulih lebih kuat, kata dia, negara-negara G20 perlu mempromosikan produktivitas, meningkatkan ketahanan dan stabilitas, serta memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan inklusif.

    “Saya percaya forum G20 di Indonesia dapat mencapainya,” ujar mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKredit UMKM Nasional Ditarget Rp1.800 Triliun, BRI Jadi Pemain Utama
    Next Article JLR dan Nvidia kolaborasi kembangkan perangkat lunak kendaraan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.