Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»UMKM Naik Kelas, Tingkatkan Mutu Produk – KRJOGJA
    Ekonomi

    UMKM Naik Kelas, Tingkatkan Mutu Produk – KRJOGJA

    April 28, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    UMKM Naik Kelas, Tingkatkan Mutu Produk – KRJOGJA 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    SEMARANG, KRJOGJA.com – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan sektor penggerak ekonomi terutama pada masa pandemi Covid – 19.

    Namun, rendahnya pengetahuan pelaku UMKM untuk menghasilkan produk dari sisi pengolahan dan pengemasan yang sesuai standar, masih menjadi kendala.

    “Ada kekhawatiran pelaku UMKM terkait bertambahnya biaya produksi untuk menghasilkan produk dan kemasan yang sesuai standar aman” . Kata Dimas Herdy Utomo pemilik Serabut Nusa, perusahaan reseller produk UMKM. Ia menambahkan, bahwa dengan pengolahan dan pengemasan yang baik, justru dapat meningkatkan kualitas sebagai daya saing produk UMKM dengan lainnya.

    Pernyataan itu disampaikan saat diskusi terbatas bersama peserta Coke Tour, program kunjungan masyarakat ke fasilitas manufaktur Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia), pada Jumat, 22 April 2022 lalu.

    Kegiatan yang berlangsung di pabrik yang berlokasi di Kabupaten Semarang itu dihadiri oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, dan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) sebagai narasumber. Sedangkan pesertanya, terdiri dari perwakilan UKM Center dan HIPMI Kabupaten Semarang.

    Plant Operation Manager Semarang Plant CCEP Indonesia Ambrosius Padang Nurmandito mengatakan sebagai salah satu industri barang konsumsi terbesar di dunia, CCEP menerapkan standar produksi dan kualitas yang sama di seluruh wilayah operasionalnya.

    Mengoperasikan delapan fasilitas manufaktur di Sumatra, Jawa, dan Bali, CCEP Indonesia memproduksi sejumlah minuman kemasan; soft drink (Coca-Cola, Fanta, dan Sprite), jus buah (Pulpy), susu (Nutriboost), serta teh (Frestea) dan air kemasan (Ades). “Kualitas yang kami hasilkan di sini, juga bagaimana produksi dilakukan, itu sama dengan yang berlaku di Eropa,” katanya.

    Dalam sambutannya, Kepala Dinkes Kabupaten Semarang Dwi Syaiful Nurhidayat menyampaikan apresiasinya terhadap upaya edukasi kesehatan yang dilakukan CCEP Indonesia dalam kunjungan ini. Beliau juga menambahkan bahwa pola asupan makanan dan minuman yang seimbang, merupakan kunci menerapkan gaya hidup yang sehat.

    Melalui kegiatan ini, dapat menjadi media komunikasi antara usaha kecil dan besar dalam menciptakan peluang berkembang bersama.

    Pengurus UKM Center Kabupaten Semarang Budi Prasetyawan mengatakan kunjungan ini menjadi pengalaman pertama bagi dia dan rekan-rekannya melihat langsung proses produksi minuman.

    “Kesan pertama yang ia dapat ketika memasuki fasilitas manufaktur tersebut adalah penerapan keselamatan kerja, semisal kewajiban penerapan protokol kesehatan. Keselamatan dan kesehatan menjadi keutamaan,” katanya.

    Regional Corporate Affairs Manager-East Armytanti Hanum Kasmito mengatakan CCEP Indonesia berkomitmen menjalankan bisnis berkelanjutan. Selain menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas, produk yang dihasilkan dipastikan ramah lingkungan dan kesehatan konsumen.

    Dari sisi kemasan plastik misalnya, kata dia memberi contoh, CCEP Indonesia kini mendirikan PT Amandina Bumi Nusantara, satu perusahaan daur plastik di Bekasi, Jawa Barat sebagai upaya untuk berkontribusi mengurangi sampah plastik di Indonesia.

    “Kami juga mengubah botol Sprite dari berwarna hijau menjadi bening sehingga memudahkan proses daur ulang,” katanya.

    Kegiatan ini juga berlangsung di fasilitas manufaktur CCEP Indonesia lainnya. Di area Pasuruan, kunjungan ini diwakili oleh UKM Jogoboyo Surabaya, Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Sidoarjo dan  perwakilan Lembaga Bantuan Hukum Surabaya.

    Lain halnya dengan yang di Bali, hadir dalam kunjungan perwakilan dari yayasan BEDO, Yayasan non-profit yang berkomitmen dalam pemberdayaan lingkungan dan Indonesia Council for Small Business (ICSB), Organisasi non-profit yang fokus pada pemberdayaan UKM. (*)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBea Cukai Awasi Implementasi Stop Ekspor Sementara CPO dan Turunannya
    Next Article Cakupan Vaksinasi Covid-19 Lansia Dosis Lengkap Hampir 14 Juta Orang
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.