Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Harga lithium naik lima kali lipat seiring permintaan baterai EV
    Automotive

    Harga lithium naik lima kali lipat seiring permintaan baterai EV

    June 5, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Harga lithium naik lima kali lipat seiring permintaan baterai EV 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Harga lithium, logam langka yang digunakan dalam pembuatan baterai isi ulang, telah melonjak lima kali lipat sejak April tahun lalu karena naiknya permintaan dari produsen mobil, menurut laporan baru-baru ini oleh perusahaan riset Inggris Argus Media.

    Dikutip dari Kyodo News, Minggu, perusahaan riset itu mengatakan lonjakan harga juga terjadi pada jenis logam lain seperti kobalt dan nikel yang digunakan untuk baterai, menyumbang sekitar 30 hingga 40 persen dari harga keseluruhan mobil listrik (EV).

    Lonjakan permintaan, bersama dengan invasi Rusia ke Ukraina yang telah mengganggu rantai pasokan lithium, pada gilirannya memungkinkan kenaikan harga EV yang membuat mobil menjadi semakin tidak terjangkau bagi konsumen dan berpotensi memperlambat peralihan dari mobil berbahan bakar fosil.

    Menurut Argus, harga lithium, yang sering diperdagangkan dalam yuan China, telah naik dari sekitar 89.000 yuan (Rp192,8 juta) per ton pada April tahun lalu menjadi 486.000 yuan (Rp1,05 miliar) per ton. Harga kobalt meningkat 1,8 kali dan nikel naik 1,5 kali pada periode yang sama.

    Baca juga: Suzuki manfaatkan bangkai baterai lithium-ion menjadi lampu jalan

    Laju kenaikan harga nikel dipercepat setelah Rusia, produsen utama logam itu, menyerbu Ukraina, meningkatkan kekhawatiran pasokan.

    Di Amerika Serikat, Tesla menaikkan harga di seluruh jajaran produknya pada awal tahun untuk membebankan biaya bahan baku yang lebih tinggi kepada pelanggan.

    Para produsen mobil mempercepat langkah menuju elektrifikasi sebagai respon atas upaya global untuk mengurangi emisi karbon. Toyota Motor pada Desember lalu mengatakan pihaknya memiliki target untuk menjual 3,5 juta EV di seluruh dunia pada tahun 2030.

    Honda Motor menargetkan penjualan tahunan 2 juta EV pada tahun 2030, sementara Nissan Motor menargetkan EV mencapai 50 persen dari keseluruhan penjualan pada tahun yang sama.

    Produsen mobil Jerman Volkswagen AG, sementara itu, mengatakan akan membangun beberapa pabrik pembuatan baterai di Eropa.

    Analis senior di SMBC Nikko Securities Toshihide Kinoshita memandang harga EV perlu dinaikkan sekitar 30 persen apabila harga logam langka dan bahan mentah lainnya yang digunakan dalam produksi EV terus naik.

    “Itu bisa menjadi faktor yang memperlambat popularitas EV,” katanya.

    EV tidak mengeluarkan karbon dioksida saat dikendarai sehingga menarik bagi konsumen yang sadar lingkungan. Namun, EV lebih mahal daripada kendaraan hibrida dan hanya dapat menempuh jarak yang relatif pendek dengan sekali pengisian daya. Para produsen mobil juga sangat bergantung pada subsidi pemerintah untuk mempromosikan penjualan EV.

    Baca juga: Teknologi Suzuki Smart Hybrid gunakan dua komponen baru

    Baca juga: Mobil listrik bukan satu-satunya cara untuk penuhi target emisi CO2

    Baca juga: GM siapkan Buick Electra-X sebagai pesaing Tesla

    Pewarta: Rizka Khaerunnisa
    Editor: Maria Rosari Dwi Putri
    Copyright © ANTARA 2022

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleNasional Catat Kasus Harian Lebih Rendah dari Sehari Sebelumnya
    Next Article Penyebab Kucing yang Dikebiri Cenderung jadi Gemuk
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.