Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Kecil, Dampak G20 Bagi Pengusaha dan Pekerja di Bali
    Ekonomi

    Kecil, Dampak G20 Bagi Pengusaha dan Pekerja di Bali

    October 22, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kecil, Dampak G20 Bagi Pengusaha dan Pekerja di Bali 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kecil, Dampak G20 Bagi Pengusaha dan Pekerja di Bali 2
    Suasana di salah satu mal di Denpasar, Bali. Kondisi ekonomi Bali belum sepenuhnya pulih meski wisatawan mancanegara sudah datang dan ada rangkaian pertemuan G20 yang digelar selama 2022 ini. (BP/eka)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Kondisi ekonomi Bali yang paling parah terdampak pandemi COVID-19, belum bisa bernafas lega meskipun kunjungan wisatawan mulai ada. Menjadi tuan rumah KTT G20 juga dampaknya kecil, terutama bagi pengusaha dan pekerja lokal Bali.

    Keuntungan G20 hanya didapat oleh usaha-usaha yang berada dalam jaringan pusat di Jakarta. Pelaksanaan G20 di Bali, menurut Mantan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Dewan Pengurus Daerah Bali, Panudiana Kuhn, pengusaha Bali tak banyak menikmati. “Yang dapat duit orang pusat, kita keceperan dikit-dikit. Transportasi, EO smuanya orang pusat. Kita hanya penonton. Syukur-syukur kebagian travel bisa menyewakan mobil. Hotel kecil ya engga kebagian, semua hotel yang dipilih five star. Apalagi Denpasar, hotelnya masih sepi karena pusat kegiatan di Nusa Dua. Yang ada koneksi dengan bos-bos Jakarta, baru dapat bagian,” bebernya.

    Ia mengatakan belum terlihat penurunan permintaan atau order ekspor. Ia optimis ekonomi positif, meski suku bunga acuan BI naik menjadi 4,75%. Kenaikan suku bunga ini tentu akan memberatkan bagi pengusaha terutama yang memiki hutang sementara banyak pengusaha Bali yang
    berhutang untuk kelangsungan usahanya.

    Sementara imbasnya pada karyawannya. Banyak hotel yang mengurang karyawan, meski sekarang sudah mulai dipekerjakan kembali. Sedangkan pabrik (non pariwisata) tak banyak yang mengurangi karena permintaan ekspor Bali kecil sehingga jumlah karyawannya pun kecil.

    “Pabrik tekstil, perak, keramik engga mengurangi pegawai. Hotel-hotel yang banyak mengurangi karyawan sampai mem-PHK,” ujarnya.

    Dalam keadaan ekonomi sulit saat ini diakui ia hanya bisa mengandalkan sumber dayanya sendiri. “Kita berusaha survive sendiri tanpa bantuan orang lain, pemerintah, perbankan,” katanya.

    Ketua Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung
    Slamet Suranto, mengatakan, masih ada pekerja yang belum dipanggil untuk bekerja kembali meskipun presentasenya lebih kecil dibandingkan dengan yang sudah dipanggil membali. “Yang dipanggil baru 80% – 90%, ada yang belum bekerja full, dan ada yang bekerja harian,” ujarnya.

    Ia mengatakan, saat ini ada pekerja di sektor pariwisata yang dipanggil secara bergiliran untuk bekerja sehingga dibayar harian. Ia pun melihat ada praktek mempekerjakan pekerja secara harian dan dibayar harian. Kondisi ini menurutnya sisa dampak dari pandemi.

    “Apakah ini akan menjadi fenomena baru, saya masih melihat dan mengkaji,” ujarnya.

    Dengan sistem gaji harian menurutnya akan mengurangi upah bulanan atau gaji bulanan seperti sebelumnya. Anggota FSP Par Badung dikatakan ada yang masih
    dipekerjakan harian sehingga tidak memberikan kepastian status dan pengurangan pendapatan.

    Namun ia menilai kondisi ini bagian dari upaya perusahaan melakukan penghematan, sambil menunggu game changer dari perhelatan G20, apakah akan memberi
    dampak terhadap pariwisata Bali atau malah terseret ke jurang resesi global 2023. (Citta Maya/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDari Lapangan 3M untuk Jaga Keandalan Layanan Gas Jateng dan Jatim
    Next Article Dari Heboh Suara Ledakan di Jalan Hayam Wuruk hingga Pariwisata Terlalu Dimanja
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.