Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Jack O’ Lantern, Folklore Seram Sejarah Labu Halloween
    Lifestyle

    Jack O’ Lantern, Folklore Seram Sejarah Labu Halloween

    October 31, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Jack O' Lantern, Folklore Seram Sejarah Labu Halloween 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Perayaan Halloween yang jatuh setiap 31 Oktober selalu lekat dengan hiasan buah labu yang diparut hingga membentuk wajah seram maupun lucu. Di balik kemeriahan dan keseruan perayaan Halloween, ada cerita cukup seram yang melatarbelakangi mengapa labu begitu identik dengan perayaan yang bernama asli All Hallows’ Evening, atau Malam Para Orang Kudus, tersebut.

    Dilansir dari berbagai sumber, perayaan Halloween awalnya tidak menggunakan labu, melainkan lobak. Penggunaan lobak ini berangkat dari sebuah folklore atau cerita rakyat tentang sosok bernama Jack O’ Lantern, yang kemudian menjadi sebutan resmi labu Halloween.

     

    Stingy Jack

    Kisah mengenai Jack O’ Lantern pertama kali dipopulerkan pada abad ke-19, tepatnya tahun 1851 oleh seorang penulis asal Irlandia bernama Herculles Ellis.

    Diceritakan bahwa alkisah di Irlandia, hidup seorang pria bernama Stingy Jack yang sangat suka mabuk-mabukan dan merupakan seorang penipu ulung di kota tempat ia tinggal. Tidak ada satu kebaikan pun yang pernah dilakukan Jack dalam hidupnya.

    Kejahatan Jack selama hidupnya pun menarik perhatian iblis. Suatu hari, Jack dihampiri oleh iblis yang bermaksud untuk membawa jiwanya ke neraka.

    Meski maut sudah berada sejengkal di hadapannya, Jack tidak kehabisan akal. Kepada sang iblis, Jack memohon dibawakan sebuah apel sebagai makanan terakhir sebelum ia pergi ke neraka.

    Iblis, yang tidak curiga sama sekali, kemudian mengambil apel di sebuah pohon yang terletak tidak jauh dari sana, tanpa mengetahui bahwa Jack punya rencana licik.

    Baru saja iblis menapakkan kakinya di atas pohon untuk memetik apel, Jack buru-buru menempelkan sebuah salib yang ia simpan di sakunya ke pohon tersebut dan membuat iblis terjebak di atas pohon apel.

    Hal ini membuat kondisi berbalik. Iblis akhirnya memohon kepada Jack untuk dibebaskan dari pohon tersebut. Jack pun menyetujui permohonan iblis, dengan satu syarat: iblis tidak boleh mengambil jiwanya.

    Perjanjian pun dibuat. Iblis bebas dari pohon apel dan Jack tetap hidup. Selama itu pula, iblis tidak pernah menghampiri Jack lagi.

     

    Tak Bisa Masuk Surga, Ditolak di Neraka

    Beberapa tahun kemudian setelah kejadian di pohon apel, Jack akhirnya menghembuskan napas terakhir akibat kebiasaan minumnya yang sangat buruk.

    Karena selalu berbuat jahat dalam hidupnya, roh Jack tentu tidak bisa masuk ke surga.

    Di saat yang sama, Jack juga ditolak di neraka karena pernah mengerjai iblis.

    Frustrasi, Jack akhirnya memohon kepada iblis untuk membiarkan rohnya masuk ke neraka, namun iblis mengatakan bahwa ia tidak bisa membawa jiwa Jack ke neraka karena perjanjian yang mereka buat di pohon apel.

    Hal ini pun akhirnya membuat Jack menjadi arwah penasaran yang terperangkap selama-lamanya di bumi.

    Untuk menghibur sekaligus mengolok-olok Jack yang nelangsa, iblis lalu memberikan sebuah lentera kepadanya. Lentera tersebut berbentuk sebongkah bara yang ditempatkan di dalam sebuah lobak yang sudah diparut bagian dalamnya.

    Lentera ini kemudian menjadi satu-satunya teman Jack dalam perjalanan barunya mengarungi alam hidup dan mati untuk menemukan tempat peristirahatan terakhirnya.

    Iblis pun kemudian memanggil Jack dengan sebutan Jack Si Lentera, alias Jack O’ Lantern.

    Berdasarkan kisah di atas, perayaan Halloween memang sempat dirayakan dengan menggunakan lobak. Namun seiring berkembangnya zaman, lobak perlahan-lahan mulai digantikan dengan labu yang relatif lebih mudah didapatkan.

    Penggunaan labu sebagai Jack O’ Lantern di perayaan Halloween pun terus berjalan dan dilestarikan hingga detik ini. Memasang Jack O’ Lantern juga diyakini beberapa orang barat bisa mengusir roh jahat dan arwah penasaran yang hendak menghampiri rumah mereka.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleYang seru di IMOS 2022
    Next Article Anak Tidak Suka Sayur? Begini Cara Mengatasinya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru (Ilustrasi)

    SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?

    June 3, 2026
    Cuti bersama Idul Adha 2026 berapa hari (ILustrasi/AI)

    Cuti Bersama Idul Adha 2026 Berapa Hari, Ada Potensi Long Weekend?

    May 25, 2026
    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026 (Ilustrasi/Ai)

    Haji Gratis dari Kerajaan Arab Saudi 2026, Puluhan WNI Dapat Undangan?

    May 20, 2026
    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 (Ilustrasi/AI)

    Fenomena Langit Bulan Mei 2026 Ada Hujan Meteor hingga Purnama Langka

    May 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.